JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana serangan terhadap Iran. Ia menyebut keputusan itu diambil karena terdapat perkembangan dalam proses perundingan kedua pihak.
Trump mengatakan penundaan serangan bergantung pada peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu cepat. Karena itu, ia memilih memberi ruang bagi jalur diplomasi sebelum mengambil langkah militer.
Sementara itu, sejumlah sumber menyebut Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman sebelumnya menyampaikan kekhawatiran mengenai rencana kemungkinan serangan terhadap Iran. Kekhawatiran tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya akan merespons dengan tegas jika Amerika Serikat kembali melakukan tindakan yang dianggap sebagai agresi. Ia menyampaikan peringatan itu saat berbicara dengan sejumlah mitra di kawasan.
Selain itu, pernyataan kedua pihak menunjukkan bahwa situasi masih berlangsung dinamis. Meski begitu, peluang negosiasi tetap terbuka selama komunikasi diplomatik terus berjalan.
Pernyataan Trump menjadi sinyal bahwa Washington masih mengedepankan jalur perundingan. Namun, perkembangan selanjutnya akan bergantung pada hasil pembicaraan antara pihak-pihak terkait.











