JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat. Meski begitu, gencatan senjata masih berlaku.
Kedua negara dilaporkan terlibat insiden di perairan Teluk Oman. Karena itu, perhatian dunia kembali tertuju ke kawasan tersebut.
Pemerintah Amerika Serikat mengaku telah menghentikan kapal kargo Iran bernama Touska. Setelah itu, pasukan AS mengambil alih kapal tersebut.
Presiden Donald Trump menuduh kapal itu mencoba menembus blokade laut AS. Menurutnya, kapal bergerak menuju jalur terlarang.
Trump juga menyebut kapal perang AS USS Spruance lebih dulu memberi peringatan. Namun, awak kapal disebut tidak mematuhi instruksi itu.
Karena itu, pasukan AS menyerang bagian mesin kapal. Akibatnya, kapal tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Setelah kapal berhenti, marinir AS naik ke atas kapal. Mereka lalu mengamankan seluruh area.
Di sisi lain, Washington menuduh Teheran melanggar kesepakatan damai. Iran disebut mengganggu jalur pelayaran penting di Teluk Oman dan Selat Hormuz.
Namun, Iran membantah tuduhan tersebut. Sebaliknya, Teheran menilai AS lebih dulu melanggar kesepakatan lewat kebijakan blokade.
Selain itu, kapal Touska dilaporkan masuk daftar sanksi Departemen Keuangan AS. Pemerintah AS menilai kapal itu punya riwayat aktivitas ilegal.













