• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Sistem MBG Diubah Jadi Prasmanan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 6, 2026
in Nasional
0
Sistem MBG Diubah Jadi Prasmanan

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Gizi Nasional atau BGN mulai menguji coba penyajian program Makan Bergizi Gratis atau MBG dengan sistem prasmanan. Uji coba tersebut dilakukan di lebih dari 60 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Dalam sistem ini, makanan yang dimasak SPPG dibawa ke kelas dalam kondisi hangat. Setelah itu, makanan disajikan secara prasmanan oleh siswa kepada teman dan guru di kelas.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan uji coba tersebut mulai dilakukan sejak Senin, 5 Oktober 2026. Menurutnya, sistem ini diharapkan membuat makanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.

“Per hari ini, dari tanggal 5 ini kita sudah piloting di mungkin lebih dari 60 dapur untuk prasmanan di kelas. Jadi, makanan dibawa hangat-hangat ke kelas kemudian disajikan di kelas,” ujar Sudaryono di Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurut Sudaryono, sistem prasmanan juga ditujukan untuk mengurangi jeda waktu antara makanan selesai dimasak dan dikonsumsi. Waktu tunggu yang lebih singkat dinilai dapat mengurangi risiko makanan mengalami kerusakan.

Sistem tersebut juga memiliki fungsi edukasi karena melibatkan sekolah dan siswa dalam proses penyajian. Karena itu, pelatihan tidak hanya diberikan kepada dapur SPPG, tetapi juga kepada pihak sekolah.

Dalam pelaksanaannya, siswa akan mendapat jadwal piket untuk melayani teman dan guru di kelas. Satu kelompok piket terdiri dari sekitar lima hingga enam siswa yang menggunakan celemek dan sarung tangan.

“Yang jelas kalau prasmanan ini memang kalau sudah terbiasa akan bagus, sama seperti di negara lain. Cuman memang perlu ada training yang cukuplah, karena melibatkan sekolah, melibatkan siswanya,” kata Sudaryono.

BGN juga memantau jumlah makanan yang tersisa selama uji coba berlangsung. Berdasarkan laporan sementara yang diterima Sudaryono, tingkat makanan yang habis dinilai cukup baik.

Sistem prasmanan memungkinkan siswa mengambil makanan sesuai kebutuhan dan menambah makanan jika masih tersedia. BGN menilai pola tersebut dapat membantu mengurangi makanan yang terbuang.

Uji coba saat ini dilakukan di sejumlah wilayah, antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Papua, termasuk Jayapura. BGN masih mengevaluasi berbagai persoalan yang muncul sebelum sistem tersebut diterapkan lebih luas.

Dalam skema ini, makanan tidak harus dimasak di sekolah. Makanan dapat berasal dari SPPG atau dapur pusat, kemudian dibawa ke sekolah dalam kondisi hangat untuk disajikan secara prasmanan.

Sudaryono mengatakan konsep tersebut juga dipelajari dari sistem penyediaan makanan sekolah di Jepang bersama Japan International Cooperation Agency atau JICA. Makanan dapat dimasak di dapur pusat, kemudian didistribusikan ke sekolah untuk disajikan secara prasmanan.

Untuk sekolah dengan jumlah siswa besar, makanan juga dapat dimasak langsung di lingkungan sekolah. Sudaryono mencontohkan pesantren dengan jumlah siswa lebih dari 1.000 orang yang memiliki dapur sendiri.

BGN selanjutnya akan mengevaluasi pelaksanaan uji coba di berbagai daerah. Evaluasi mencakup kebutuhan pelatihan bagi dapur SPPG, sekolah, dan siswa yang terlibat dalam penyajian makanan.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: BGNCobisnisHeadlinemakan bergizi gratismbgPrasmanan SekolahSPPG

Related Posts

Kenapa Kucing Tertarik Makanan Manis? Ternyata Bukan Karena Rasanya

Kenapa Kucing Tertarik Makanan Manis? Ternyata Bukan Karena Rasanya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kucing ternyata tidak bisa merasakan rasa manis seperti manusia. Meski begitu, hewan ini terkadang terlihat tertarik pada...

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.866 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026 pagi....

ASABRI dan OJK Malang memperkuat literasi keuangan peserta melalui Program PUNDI, termasuk edukasi investasi dan perlindungan data di era digital.

ASABRI dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Peserta

by Rizki Meirino
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang Malang berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang untuk meningkatkan pemahaman...

Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand. Berapa hadiah uang yang diterima Garuda?

Timnas Indonesia Raih Trofi dan Hadiah Juara

by Desti Dwi Natasya
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia bukan cuma membawa pulang trofi setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi juga berhak atas...

RS Kemang Medical Care resmi bertransformasi menjadi RSU dengan menghadirkan layanan Healthy Aging, Brain and Spine, serta Pain Management untuk kebutuhan kesehatan lintas

RS Kemang Medical Care Resmi Jadi RSU

by Rizki Meirino
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - RS Kemang Medical Care (KMC) resmi bertransformasi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) menjadi Rumah Sakit...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter anak dr. Shyrien Amalina menjelaskan pentingnya orang tua mengenali potensi anak tanpa menjadikan nilai akademis dan IQ sebagai satu-satunya ukuran kepintaran.

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Begini Tanggapan Dokter Anak

October 6, 2026
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

October 6, 2026
Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

October 6, 2026
Kenapa Kucing Tertarik Makanan Manis? Ternyata Bukan Karena Rasanya

Kenapa Kucing Tertarik Makanan Manis? Ternyata Bukan Karena Rasanya

October 7, 2026
Kasus ATR/BPN, KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini

Kasus ATR/BPN, KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini

October 7, 2026
Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

October 7, 2026
Kurma - pexels/Mustafa Akın

Rekomendasi 5 Buah Penambah Energi Alami

October 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved