JAKARTA, Cobisnis.com – Omega-3 merupakan salah satu jenis asam lemak yang baik dan penting untuk kesehatan tubuh. Asam lemak ini dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan daya ingat serta perlancar aliran darah.
“Lemak ini menjalankan beberapa fungsi penting dalam tubuh manusia, termasuk meningkatkan fungsi kognitif, mengoptimalkan kesehatan mata, dan mengurangi risiko penyakit jantung kronis,” jelas Patricia Kolesa, MS. RDN.
Berikut dilansir eatingwell, Selasa (04/08/2026), ini dia rekomendasi makanan omega-3 yang baik dikonsumsi untuk kesehatan tubuh. Yuk, disiimak!
1. Sarden
Belakangan ini, sarden sedang menjadi tren di media sosial sebagai hidangan sederhana dan lezat. Sarden juga merupakan sumber utama omega-3 dan tinggi DHA.
Selain itu, ikan ini memiliki bonus nutrisi lainnya.
“Sarden adalah salah satu dari sedikit sumber makanan vitamin D, mineral yang meningkatkan kekuatan tulang dan fungsi kekebalan tubuh,” tambah Kolesa.
Selain itu, sarden merupakan sumber kalsium yang sangat baik , karena tulangnya dapat dimakan.
2. Kacang kenari
Kacang kenari memiliki tekstur yang renyah dan lembut. Ini adalah satu-satunya kacang yang memiliki kandungan omega-3 yang substansial. Kacang kenari mengandung ALA, lemak omega-3 nabati yang diubah menjadi EPA/DHA dalam tubuh.
3. Edamame
Edamame merupakan kedelai hijau yang biasa ditambahkan ke salad atau disajikan bersama sushi. Ini merupakan sumber lemak sehat yang baik untuk tubuh .
“Edamame kaya akan omega-3, menjadikannya pilihan yang bagus untuk diet berbasis hewan maupun nabati,” kata Kolesa.
Sementara itu, kacang ini memberikan keseimbangan makronutrien lainnya yang sangat baik. Satu porsi setengah cangkir menyediakan sembilan gram protein nabati dan empat gram serat makanan.
4. Tahu
Makanan berbahan dasar kedelai lainnya yang mengandung lebih banyak omega-3 daripada yang tanpa diduga adalah tahu.
“Satu porsi tahu seberat 3 ons atau seukuran mengandung 400-500 mg asam lemak omega-3,” kata Kolesa.
Berdasarkab studi pada 2020 menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak tahu memiliki risiko penyakit jantung koroner yang lebih rendah. Perlu dicatat bahwa tahu yang teksturnya padat mengandung omega-3 paling banyak, karena kandungan airnya lebih sedikit daripada tahu yang teksturnya lebih lembut.











