• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Ribuan Siswa Prancis Blokade Sekolah, Protes Masalah Pendidikan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 4, 2026
in News
0
Ribuan Siswa Prancis Blokade Sekolah, Protes Masalah Pendidikan

JAKARTA, Cobisnis.com – Ribuan pelajar SMA di Prancis menggelar demonstrasi besar besaran dalam sepekan terakhir. Aksi tersebut melibatkan pelajar dari setidaknya 1.200 sekolah dan diwarnai pemblokiran pintu masuk sekolah di sejumlah kota.

Demonstrasi juga memicu bentrokan dengan aparat keamanan di beberapa wilayah. Polisi merespons sejumlah aksi dengan menembakkan gas air mata.

Pemerintah Prancis mengakui sejumlah keluhan pelajar dapat beralasan, tetapi menilai kekerasan tidak dapat dibenarkan. Pemerintah juga menuding kelompok kiri garis keras menunggangi aksi pelajar yang berlangsung di berbagai wilayah.

Di sisi lain, polisi mendapat kecaman karena dinilai menggunakan kekuatan secara berlebihan terhadap demonstran yang sebagian besar berusia sekitar 14 hingga 18 tahun. Kementerian Dalam Negeri menyebut lebih dari 5.000 orang telah ditangkap sejak demonstrasi dimulai pada Senin.

Menteri Pendidikan Prancis Édouard Geffray mengatakan sekitar 735 lembaga pendidikan terdampak aksi tersebut. Serikat pelajar juga menyatakan aksi lanjutan akan digelar pada Selasa, 6 Oktober.

Salah satu tuntutan utama pelajar berkaitan dengan kekurangan guru dan tenaga pendukung di sekolah. Kementerian Pendidikan menemukan hampir 10% jam pelajaran di sekolah menengah negeri tidak terlaksana selama tahun ajaran 2024 sampai 2025.

Sekitar 7,5% dari jam pelajaran yang hilang tersebut disebut terjadi karena sekolah tidak berhasil mendapatkan guru pengganti. Kondisi ini membuat pelajar menilai sekolah mereka kekurangan sumber daya untuk menjalankan kegiatan belajar secara layak.

“Sekolah kami saat ini lumpuh karena kekurangan sumber daya dan guru, serta kurangnya meja,” kata seorang siswa kepada AFP.

Keluhan lainnya berkaitan dengan fasilitas sekolah. Sejumlah siswa menyebut ruang kelas terlalu padat, kekurangan kursi, toilet yang tidak memadai, kebocoran air, hingga bangunan sekolah yang mengalami kerusakan.

Seorang siswa berusia 15 tahun di Pantin, pinggiran Paris, mengatakan satu kelas dapat berisi 35 siswa dan tidak memiliki cukup kursi. Siswa berusia 17 tahun di Strasbourg juga mengeluhkan kondisi ruang kelas yang tidak nyaman ketika suhu mencapai 35 derajat Celsius.

“Kami tidak memiliki perawat maupun pengawas, dan yang mereka lakukan untuk kami hanya mengambil ponsel kami,” kata seorang siswa.

Pelajar juga menyoroti persoalan pendanaan dan sumber daya untuk menghadapi suhu tinggi di sekolah. Seorang siswa berusia 19 tahun mengatakan anak muda hanya ingin belajar dalam kondisi yang layak.

Selain kondisi sekolah, demonstran menyuarakan ketidakpuasan terhadap sistem pendaftaran universitas daring Parcoursup. Sistem tersebut dinilai menjadi sumber stres dan ketidakpercayaan terhadap sistem pendidikan.

Namun, tuntutan pelajar tidak sepenuhnya sama di setiap wilayah. Menteri Pendidikan Geffray menyebut tidak adanya tuntutan nasional menjadi salah satu kesulitan pemerintah dalam memahami akar keresahan para pelajar.

“Salah satu kesulitan dalam gerakan ini adalah tidak adanya tuntutan nasional. Semuanya bermula dari tuntutan-tuntutan lokal,” kata Geffray pada Jumat.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download micromax firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: Demo Siswa PrancisDemonstrasi PrancisPelajar PrancisPendidikan PrancisSekolah Prancis

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

September 29, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Prabowo Bangga, Timnas Indonesia Buktikan Tak Kenal Menyerah Lawan Thailand

Prabowo Bangga, Timnas Indonesia Buktikan Tak Kenal Menyerah Lawan Thailand

October 6, 2026
Gila! Drama 120 Menit Indonesia Vs Thailand Berakhir Lewat Adu Pinalti, Garuda Juara

Gila! Drama 120 Menit Indonesia Vs Thailand Berakhir Lewat Adu Pinalti, Garuda Juara

October 5, 2026
FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

October 5, 2026
Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved