• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Puncak Bogor Terasa Makin Dingin, Ternyata Ini Penyebabnya

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 26, 2026
in Lifestyle
0
Puncak Bogor Terasa Makin Dingin, Ternyata Ini Penyebabnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Suhu udara di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terasa semakin sejuk hingga dingin ketika sore beranjak malam.

Fenomena ini terjadi saat Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau.

Peneliti sekaligus dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Givo Alsepan, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor meteorologis.

Salah satu faktor yang berperan adalah aktivitas monsun Australia.

“Udara dingin yang dirasakan di Puncak pada sore menjelang malam saat musim kemarau memang dapat dipengaruhi masuknya massa udara dari Australia. Massa udara tersebut umumnya memiliki karakter relatif kering dan lebih dingin ketika bergerak melewati wilayah Indonesia dan Samudra Hindia,” ujar Givo , dikutip dari berbagai sumber, Rabu (26/8/2026).

Namun, Givo menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan berarti massa udara dingin dari Australia bergerak secara langsung menuju Bogor.

Penurunan suhu di Puncak terjadi melalui kombinasi sejumlah mekanisme atmosfer.

“Monsun Australia berperan dalam pembentukan kondisi musim kemarau di Indonesia. Pada periode tersebut, tekanan udara di Australia relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah Asia. Perbedaan tekanan ini menghasilkan pola aliran angin timuran hingga tenggara yang bergerak dari Australia menuju Indonesia,” urainya.

BMKG memperkirakan musim kemarau masih berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia hingga September 2026. Sementara itu, Agustus diprediksi menjadi periode puncak musim kemarau tahun ini.

Aktivitas monsun Australia pada 2026 juga diperkirakan masih berlangsung hingga penghujung tahun. Intensitasnya diprediksi berada pada kisaran normal.

Kondisi Udara Kering Mempercepat Penurunan Suhu

Givo menyebut keberadaan massa udara yang relatif kering bukan satu-satunya penyebab suhu Puncak terasa lebih dingin. Langit yang cerah dengan sedikit tutupan awan juga turut memengaruhi kondisi tersebut.

“Udara yang lebih kering dan minim tutupan awan membuat permukaan bumi menerima lebih banyak radiasi matahari pada siang hari sehingga mengalami pemanasan cukup tinggi. Setelah matahari terbenam, permukaan bumi kemudian melepaskan panas dalam bentuk radiasi gelombang panjang ke atmosfer dan angkasa,” paparnya.

Ketika malam tiba, permukaan bumi mulai melepaskan panas yang tersimpan sepanjang siang. Proses pelepasan panas tersebut dapat berlangsung lebih cepat apabila kondisi langit cerah dan kadar uap air di atmosfer rendah.

Akibatnya, suhu permukaan dan udara di sekitar kawasan tersebut mengalami penurunan lebih cepat setelah matahari terbenam.

Fenomena pelepasan panas tersebut dikenal sebagai pendinginan radiatif. Kondisi ini cenderung semakin kuat pada musim kemarau ketika kelembapan udara lebih rendah dan tutupan awan relatif sedikit.

“Jadi, suhu dingin yang dirasakan warga maupun wisatawan di Puncak saat musim kemarau merupakan hasil interaksi antara pola angin monsun Australia, massa udara yang relatif kering, kondisi langit, serta proses pendinginan radiatif setelah matahari terbenam,” ungkap Givo menyimpulkan.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comcuaca Bogormonsun Australiamusim kemaraupendinginan radiatifPuncak Bogorsuhu dingin

Related Posts

Mojtaba Khamenei

Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei masih hidup meski telah lama tidak...

Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang. Ratusan wisatawan, pekerja, dan warga masih dilaporkan hilang. (Foto: X/BokaThob2383)

Banjir Nepal Tewaskan 160 Orang, Ratusan Hilang

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang, sementara ratusan wisatawan, petugas...

Tangis Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Antar Anak ke Neraka

Tangis Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Antar Anak ke Neraka

by Hidayat Taufik
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang ibu korban dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Imedia Dwi Anjani (38), mengungkapkan...

konser TXT di Jakarta 2027

TXT Bawa Tur Dunia STEAL THE WIND ke Jakarta

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar gembira untuk MOA, TOMORROW X TOGETHER (TXT) akan menyambangi Jakarta dalam rangkaian tur dunia terbaru mereka,...

Yayoi Kusama

Yayoi Kusama Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dunia seni berduka atas meninggalnya seniman kenamaan asal Jepang, Yayoi Kusama, pada usia 97 tahun. Kabar tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

August 25, 2026
Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

August 25, 2026
Apa Makna Al Baqarah Ayat 213 tentang Persatuan Manusia?

Apa Makna Al Baqarah Ayat 213 tentang Persatuan Manusia?

August 26, 2026
Mojtaba Khamenei

Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup

August 27, 2026
Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan sedikitnya 160 orang. Ratusan wisatawan, pekerja, dan warga masih dilaporkan hilang. (Foto: X/BokaThob2383)

Banjir Nepal Tewaskan 160 Orang, Ratusan Hilang

August 27, 2026
Tangis Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Antar Anak ke Neraka

Tangis Ibu Korban Daycare Aresha: Saya Seperti Antar Anak ke Neraka

August 27, 2026
konser TXT di Jakarta 2027

TXT Bawa Tur Dunia STEAL THE WIND ke Jakarta

August 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved