JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pesawat kargo Boeing 737-400 milik maskapai K2 Airways dilaporkan hilang kontak di atas Laut Arab saat menjalankan penerbangan dari Sharjah, Uni Emirat Arab, menuju Karachi, Pakistan. Pesawat tersebut membawa lima orang kru yang hingga kini masih dalam proses pencarian oleh otoritas Pakistan.
Menurut Otoritas Bandara Pakistan (PAA), komunikasi dengan pesawat terputus pada Selasa (7/7) malam waktu setempat. Sebelum hilang dari radar, kru sempat melaporkan adanya gangguan pada sistem navigasi yang memicu respons darurat dari pengendali lalu lintas udara.
Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat mengalami penurunan ketinggian secara drastis disertai perubahan arah yang tidak biasa sebelum akhirnya menghilang dari pantauan radar. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan awal yang dilakukan otoritas penerbangan Pakistan.
Pemerintah Pakistan langsung mengerahkan operasi pencarian dan penyelamatan gabungan yang melibatkan Angkatan Laut, Angkatan Udara, serta tim penyelamat lainnya. Pencarian difokuskan di wilayah perairan Laut Arab di lepas pantai Karachi, lokasi terakhir pesawat terdeteksi.
Pesawat dengan nomor penerbangan KTA1732 dan registrasi AP-BOI itu sedang mengangkut muatan kargo ketika insiden terjadi. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai kondisi pesawat maupun nasib kelima kru yang berada di dalamnya.
Otoritas penerbangan menyatakan investigasi akan dilakukan setelah lokasi pesawat berhasil ditemukan. Data dari radar, komunikasi terakhir pilot, serta informasi dari sistem pelacakan penerbangan akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.
Insiden ini menjadi perhatian dunia penerbangan karena melibatkan pesawat kargo yang hilang di jalur penerbangan internasional. Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan harapan dapat menemukan pesawat beserta seluruh kru secepat mungkin.
Pihak K2 Airways maupun otoritas Pakistan belum mengumumkan penyebab pasti hilangnya kontak dengan pesawat tersebut. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pencarian dan investigasi memperoleh perkembangan terbaru.













