• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Penulisan Ulang Sejarah RI Menuai Pro-Kontra, Kini Dibuka ke Publik

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 1, 2026
in Nasional, Uncategorized
0
Penulisan Ulang Sejarah RI Menuai Pro-Kontra, Kini Dibuka ke Publik

JAKARTA, Cobisnis.com — Hasil penyusunan kembali sejarah Indonesia yang dilakukan pemerintah kini mulai dapat diakses masyarakat.

Proyek tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena memunculkan perbedaan pandangan terkait cara pemerintah menyajikan sejumlah peristiwa sejarah.

Karya tersebut diterbitkan dengan judul Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Buku ini terdiri atas 10 jilid yang membahas perkembangan Indonesia secara panjang, mulai dari masa prasejarah sampai periode Reformasi.

Gagasan penyusunan ulang sejarah nasional pertama kali ramai diperbincangkan pada 2025.

Wacana tersebut kemudian memunculkan kekhawatiran dari sejumlah pihak mengenai kemungkinan adanya kepentingan tertentu dalam penyusunan narasi sejarah.

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan membantah adanya campur tangan dalam proses tersebut. Kementerian menyebut penyusunan buku melibatkan ratusan sejarawan dan dilakukan melalui proses akademik.

Menuai Kritik dari Sejumlah Pihak
Sebelum hasilnya dipublikasikan, proyek penulisan sejarah nasional mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Arkeolog Profesor Harry Truman Simanjuntak menjadi salah satu pihak yang mempertanyakan proses pengerjaannya.

Menurut dia, waktu yang disediakan untuk menyelesaikan proyek tersebut tergolong singkat. Ia juga menilai perlu ada forum ilmiah seperti seminar dan diskusi yang melibatkan lebih banyak sejarawan sebelum narasi sejarah ditetapkan.

Kritik juga datang dari Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI). Kelompok masyarakat sipil tersebut menilai penulisan sejarah harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan beragam perspektif.

AKSI mengingatkan agar proses tersebut tidak berujung pada pembentukan satu tafsir sejarah yang dianggap paling benar oleh pemerintah. Berbagai peristiwa penting, termasuk pengalaman kelam bangsa, dinilai harus tetap dicatat sebagai bagian dari perjalanan Indonesia.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI-P, Mercy Chriesty Barends, sebelumnya meminta pemerintah menghentikan proyek tersebut.

Ia menilai penulisan ulang sejarah berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama bagi korban pelanggaran HAM yang masih memperjuangkan keadilan.

“Kami percaya ya Pak ya, daripada diteruskan dan berpolemik, mendingan dihentikan. Kalau Bapak mau teruskan, ada banyak yang terluka di sini,” kata Mercy dalam rapat kerja dengan Menbud Fadli Zon , dikutip dari berbagai sumber, Selasa (1/09/26).

Mercy juga menekankan bahwa penyusunan sejarah seharusnya tidak dilakukan dengan menghilangkan atau memilih peristiwa tertentu. Menurutnya, berbagai catatan kelam tetap memiliki arti bagi masyarakat dan generasi berikutnya.

“Kalau memilih-milih saja mana yang ditulis dan mana yang tidak ditulis, ada banyak kekelaman-kekelaman yang ada di bawah permukaan yang tidak bisa kami ungkapkan satu per satu,” ucap Mercy.

Setelah melalui perdebatan sejak 2025, pemerintah akhirnya mulai membuka hasil proyek tersebut kepada masyarakat. Dari total 10 jilid yang disiapkan, lima jilid pertama telah dirilis dan dapat dibaca serta diunduh publik.

Penerbitan buku tersebut menjadi langkah pemerintah untuk menyajikan kembali perjalanan sejarah Indonesia dalam satu rangkaian pembahasan yang mencakup berbagai periode, dari masa prasejarah hingga Reformasi.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: Buku Sejarahcobisnis.comFadli ZonIndonesia 2026Kementerian KebudayaanPenulisan Sejarahsejarah IndonesiaSejarah Nasional

Related Posts

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persija Jakarta meraih kemenangan meyakinkan setelah menundukkan Arema FC dengan skor 5-1 pada pekan keenam Super League...

Tiga Perusahaan Asing Terseret Kasus Karhutla, Polri Tetapkan 11 Korporasi

Tiga Perusahaan Asing Terseret Kasus Karhutla, Polri Tetapkan 11 Korporasi

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polri menetapkan 11 perusahaan sebagai tersangka dalam perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah tersebut, tiga...

Meutya Hafid Bantah Komdigi Minta Konten Karhutla Dihapus

Meutya Hafid Bantah Komdigi Minta Konten Karhutla Dihapus

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah adanya permintaan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kepada...

Kerugian Negara Mau Dihapus dari Unsur Korupsi, DPR Buka Suara

Kerugian Negara Mau Dihapus dari Unsur Korupsi, DPR Buka Suara

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, menyatakan penolakannya terhadap usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar...

Sering Kehabisan Napas Saat Naik Tangga? Kenali Penyebab dan Tandanya

Sering Kehabisan Napas Saat Naik Tangga? Kenali Penyebab dan Tandanya

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagian orang mengalami napas terengah-engah setelah menaiki tangga, meski aktivitas tersebut tampak ringan. Hal ini terjadi karena...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Terungkap! Penerima MBG Justru Didominasi Siswa dari Keluarga Kaya

Terungkap! Penerima MBG Justru Didominasi Siswa dari Keluarga Kaya

October 21, 2026
Ilustrasi Makan Malam - pexels/Galina Yarovaya.

Girls, Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Kalau Sering Makan Tengah Malam

October 21, 2026
Anak Obesitas Jangan Asal Diet, Orang Tua Wajib Tahu Hal Ini

Anak Obesitas Jangan Asal Diet, Orang Tua Wajib Tahu Hal Ini

October 21, 2026
Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa di Cirebon Alami Muntah

Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa di Cirebon Alami Muntah

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

October 21, 2026
Tiga Perusahaan Asing Terseret Kasus Karhutla, Polri Tetapkan 11 Korporasi

Tiga Perusahaan Asing Terseret Kasus Karhutla, Polri Tetapkan 11 Korporasi

October 21, 2026
Studi Ungkap Hubungan Kandungan Mineral dengan Rasa Air Mineral

Studi Ungkap Hubungan Kandungan Mineral dengan Rasa Air Mineral

October 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved