JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Donald Trump kembali memperlambat pengembangan energi angin di Amerika Serikat. Kali ini, penundaan menyasar proyek turbin angin darat yang dibangun di lahan pribadi.
Asosiasi energi bersih Amerika Clean Power Association menyebut Pentagon memperlambat peninjauan terhadap 165 proyek energi angin darat. Menurut kelompok tersebut, alasan utama penundaan berkaitan dengan keamanan nasional dan kesiapan militer AS.
Selama ini, Pentagon dan Federal Aviation Administration memang rutin meninjau proyek turbin angin berukuran besar. Namun, proses itu biasanya berjalan cepat sebelum mulai melambat sejak Agustus 2025.
Kini, beberapa proyek bahkan menunggu lebih dari enam bulan tanpa keputusan. CEO American Clean Power Association, Jason Grumet, menilai pemerintahan Trump menyalahgunakan sistem perizinan federal.
Di sisi lain, Pentagon membantah tuduhan tersebut dan mengaku hanya menjalankan evaluasi sesuai aturan.













