Kamar Industri Otomotif Federal Australia (Federal Chamber of Automotive Industries/FCAI) melaporkan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin turun 36,2 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada September 2026.
Penjualan kendaraan diesel juga mengalami penurunan sebesar 18,4 persen pada periode yang sama.
Sebaliknya, penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) dan plug-in hybrid meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.
Berdasarkan data FCAI, BEV menyumbang 24,2 persen dari total penjualan kendaraan baru di Australia pada September 2026.
Angka tersebut menjadi pangsa pasar tertinggi kedua yang pernah tercatat, setelah BEV mencapai 24,9 persen pada Agustus 2026.
Capaian ini sekaligus menandai lima bulan berturut-turut kendaraan listrik berbasis baterai menguasai sedikitnya 20 persen penjualan kendaraan baru di Australia, sejak pertama kali mencapai angka tersebut pada Mei 2026.
Di tengah perubahan pasar tersebut, Tiongkok menjadi negara pemasok kendaraan terbesar di Australia pada September dengan pangsa pasar mencapai 35,5 persen.
Jepang berada di posisi berikutnya dengan pangsa 22,5 persen.
Tiongkok pertama kali menjadi sumber utama kendaraan baru di Australia pada Februari 2026, mengakhiri dominasi Jepang yang berlangsung setiap bulan selama hampir 30 tahun.
Kinerja produsen otomotif Tiongkok juga terlihat dari penjualan BYD di Australia sepanjang tahun ini.
Pada periode Januari hingga akhir September 2026, BYD menjual 76.614 kendaraan baru di Australia, meningkat 102 persen dibandingkan 37.923 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut menunjukkan perubahan lanskap industri otomotif Australia, dengan penjualan kendaraan listrik yang terus meningkat dan produsen asal Tiongkok yang memperkuat posisinya di pasar.