• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Pemuda Tewas Diduga Kena Peluru, 5 Polisi Diperiksa

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 28, 2026
in News
0
Pemuda Tewas Diduga Kena Peluru, 5 Polisi Diperiksa

JAKARTA, Cobisnis.com — Seorang pemuda bernama Rafli (19) meninggal dunia setelah menjadi korban dalam tawuran antarwarga di Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan. Rafli diduga mengalami luka akibat tembakan ketika polisi berusaha membubarkan aksi tawuran.

Peristiwa tersebut berlangsung pada Minggu (27/9) sekitar pukul 02.50 WITA. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto membenarkan adanya korban dalam kejadian tersebut.

“Ada pertikaian antar warga kemudian dilakukan pengamanan oleh personel Polri dan ada korban dari saudara kita yaitu saudara Rafli, warga Jalan Kandea, Makassar,” kata Didik, dikutip dari berbagai sumber, Senin (28/9/26).

Didik menjelaskan, lima anggota Polsek Tallo mendatangi lokasi setelah mendapat informasi mengenai tawuran. Ketika tiba, petugas menghadapi perlawanan dari massa berupa lemparan batu dan anak panah.

“Kemudian personel memberikan tembakan peringatan, sehingga [memaksa pelaku tawuran] membubarkan diri. Namun, sekitar pukul 04.50 WITA, diperoleh informasi bahwa ada seseorang yang menjadi korban,” ujar Didik.

Rafli selanjutnya dibawa ke rumah sakit TNI Angkatan Laut untuk memperoleh pertolongan medis. Namun, kondisi korban tidak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.

Setelah itu, jenazah Rafli dibawa ke RS Bhayangkara Makassar. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian, termasuk melalui visum et repertum dan autopsi yang dilakukan setelah mendapat persetujuan keluarga.

“Kemudian dilakukan pemeriksaan visum et repertum dan atas persetujuan dari keluarga korban, dilakukan autopsi. Nah, dari autopsi inilah nanti akan kita ketahui apa penyebab kematian dari korban,” jelasnya.

Polda Sulsel juga memeriksa anggota Polsek Tallo yang berada di lokasi kejadian. Pemeriksaan dilakukan oleh Propam dan Itwasda untuk mengetahui kronologi penggunaan senjata serta memastikan tindakan petugas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Sekarang dari personel yang melaksanakan tugas tadi pagi sudah dilakukan pemeriksaan oleh Propam, dan juga dilakukan pemeriksaan oleh Itwasda untuk menentukan siapa yang berbuat, kemudian alat apa yang digunakan, apakah sudah sesuai SOP atau belum, nanti dari hasil pemeriksaan baik dari Propam maupun Itwasda,” kata dia.

Dari pemeriksaan medis, Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol M Haris menyampaikan adanya luka pada tubuh Rafli yang memiliki ciri menyerupai luka tembak.

“Pada pemeriksaan kita dapatkan memang di punggung belakang ada luka yang bundar, kemudian pada pemeriksaan selanjutnya ada luka keluar yang menyerupai luka tembak,” kata Haris.

Keluarga Rafli menyatakan menyerahkan proses penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Setelah kasus ini, akan saya serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib. Apapun hasilnya. Insyaallah saya mau ingin hasil yang terbaiklah, itu saja,” kata Asrulla.

Bentrokan Kembali Terjadi

Situasi di sekitar lokasi kembali memanas pada Minggu malam setelah warga mengantarkan jenazah Rafli. Bentrokan antara warga dan polisi dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.30 WITA.

Saat itu, personel Sabhara Polrestabes Makassar yang bertugas melakukan pengamanan mendapat serangan dari sejumlah warga. Massa melemparkan batu, anak panah, hingga petasan ke arah petugas.

“Jadi, yang dari tadi habis ada sebenarnya ada mengantarkan jenazah, ya. Setelah itu, yang mengantarkan ini terus ribut dengan warga,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana.

Untuk mencegah kericuhan meluas, kepolisian menambah jumlah personel di sejumlah titik. Aparat juga berkomunikasi dengan RT, RW, camat, dan lurah guna mencari akar persoalan serta meredakan ketegangan.

Kericuhan kembali terjadi setelah massa melakukan pelemparan batu, petasan, dan anak panah. Polisi kemudian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Arya menyebut tidak ada korban dalam bentrokan tersebut. Ia juga mengatakan tidak ada fasilitas umum maupun bangunan yang mengalami kerusakan hingga terbakar.

Gabungan personel Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel kemudian membubarkan massa sekitar pukul 23.30 WITA. Setelah pembubaran tersebut, kondisi di lokasi berangsur kembali terkendali.

Arya mengatakan keributan dipicu oleh informasi yang beredar di tengah masyarakat setelah tawuran sebelumnya. Warga disebut sempat mengira kelompok dari wilayah lain sebagai pihak yang melakukan penyerangan.

Menurut Arya, bentrokan pada Minggu malam tidak berkaitan langsung dengan kejadian yang menyebabkan Rafli meninggal. Ia menyebut situasi kembali memanas karena adanya provokasi.

“Selalu ada isu-isu demikian dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka percaya dengan isu itu, padahal sebenarnya mungkin tidak ada,” jelasnya.

Dalam penanganan bentrokan tersebut, polisi sempat membawa tiga anak yang diduga melakukan pelemparan. Namun, ketiganya kemudian diserahkan kembali kepada orang tua karena belum ditemukan unsur pidana maupun laporan terkait kejadian tersebut.

“Ada kita amankan yang melakukan pelemparan-pelemparan. Tetapi karena memang tidak ada pidana dan tidak ada laporan, sehingga kami kembalikan ke orang tuanya lagi. Tiga orang anak-anak tadi,” katanya.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: cobisnis.comKriminalMakassarPenembakanPolda SulselpolisiPropamTawuran

Related Posts

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus puas berbagi angka dengan Malaysia setelah pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir...

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Alexandr Wang Bawa Gebrakan AI, Nilai Pasar Meta Naik Rp4.191 Triliun

Alexandr Wang Bawa Gebrakan AI, Nilai Pasar Meta Naik Rp4.191 Triliun

September 28, 2026
Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

September 28, 2026
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Hibahkan Satu Unit Mini ICU ke Kodam VI/Mulawarman

September 29, 2026
Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

September 28, 2026
Tak Ada CCTV di Rumah Dinas Lapas Cibinong, DPR Pertanyakan Pengawasan

Tak Ada CCTV di Rumah Dinas Lapas Cibinong, DPR Pertanyakan Pengawasan

September 28, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved