• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, May 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pelaku Usaha Ungkap Penyebab Industri Kriya RI Sulit Saingi China-Vietnam

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 1, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pelaku Usaha Ungkap Penyebab Industri Kriya RI Sulit Saingi China-Vietnam

JAKARTA, Cobisnis.com – Kinerja ekspor sejumlah sektor industri nasional mulai menunjukkan tekanan. Sektor berorientasi ekspor tercatat di level 52,28 pada April 2026, turun dari 52,73 pada Maret menurut data Indeks Kepercayaan Industri Kementerian Perindustrian.

Dalam periode itu, tujuh sektor industri mengalami kontraksi. Salah satunya industri kayu, barang dari kayu dan gabus di luar furnitur, serta anyaman bambu dan rotan.

Pelaku usaha menilai masalah utama industri kriya nasional ada pada strategi lama yang belum berubah. Banyak pemain masih mengandalkan harga murah dan volume produksi besar.

Model seperti itu dinilai makin sulit dipertahankan. Indonesia harus berhadapan dengan China dan Vietnam yang unggul dalam efisiensi, kapasitas produksi, dan kecepatan distribusi.

Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia, Abdul Sobur, mengatakan Indonesia seharusnya tidak ikut perang harga. Menurutnya, kekuatan nasional justru ada di desain, budaya, dan kualitas pengerjaan tangan.

Ia menilai industri kriya Indonesia punya peluang besar masuk ke pasar bernilai tinggi. Segmen premium dinilai lebih cocok karena pembeli mencari cerita, identitas, dan kualitas, bukan sekadar harga murah.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan subsektor fesyen dan kriya menjadi kontributor utama ekonomi kreatif. Nilai ekspornya mencapai 28,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp476 triliun pada Januari hingga November 2025.

Angka besar itu menunjukkan pasar masih terbuka lebar. Namun tanpa perubahan strategi, nilai tambah terbesar bisa terus dinikmati negara pesaing yang lebih siap.

Sobur menilai kolaborasi perajin, seniman, dan desainer harus diperkuat. Produk kriya perlu diposisikan sebagai karya budaya yang punya nilai global, bukan sekadar barang dagangan.

Contoh kekuatan itu terlihat dari ukir Jepara yang kini dipamerkan di Museum Nasional Indonesia. Jepara dinilai bukan hanya sentra produksi, tetapi ekosistem budaya yang hidup dan diwariskan lintas generasi.

Jika kekuatan budaya ini dikemas serius, industri kriya RI bisa naik kelas. Tantangannya kini bukan soal bisa membuat produk, tetapi mampu menjual nilai di balik produk tersebut.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: China VietnamCobisnisEkonomi kreatifEkspor IndonesiaIndustri KriyajeparaPebisnismuda

Related Posts

Kurs Rupiah Tertekan, Analis Sebut Anggaran Negara Perlu Fokus ke Impor Minyak

Kurs Rupiah Tertekan, Analis Sebut Anggaran Negara Perlu Fokus ke Impor Minyak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rupiah masih berada dalam tekanan akibat sentimen global. Kenaikan harga minyak dunia dan suku bunga tinggi Amerika...

Harga Minyak Masih Tegang, Iran dan AS Belum Sepakat Soal Hormuz

Harga Minyak Masih Tegang, Iran dan AS Belum Sepakat Soal Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Iran mengirim proposal baru kepada Amerika Serikat di tengah upaya meredakan konflik. Namun hingga kini, Selat Hormuz...

Dolar AS Kehilangan Momentum, Yen Bangkit Setelah Sentuh Level Terendah

Dolar AS Kehilangan Momentum, Yen Bangkit Setelah Sentuh Level Terendah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar dolar AS melemah terhadap yen Jepang dan berpotensi mencatat penurunan mingguan terbesar sejak Februari 2026....

Wikipedia Jadi Ajang Sabotase, Green SM Diduga Coba Bersihkan Nama di Tengah Duka Bekasi

Wikipedia Jadi Ajang Sabotase, Green SM Diduga Coba Bersihkan Nama di Tengah Duka Bekasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Operator taksi listrik Green SM Indonesia kembali jadi sorotan di tengah duka tragedi kecelakaan kereta di Bekasi...

Warisan Powell di The Fed: Dari Krisis Pandemi, Inflasi 40 Tahun, hingga Konflik dengan Trump

Warisan Powell di The Fed: Dari Krisis Pandemi, Inflasi 40 Tahun, hingga Konflik dengan Trump

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jerome Powell menutup rapat kebijakan terakhirnya sebagai Ketua Federal Reserve pada Rabu (29/4/2026) waktu Amerika Serikat. Delapan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fenomena Flower Moon 2026: Ini Waktu Puncak dan Cara Terbaik Menyaksikannya

Fenomena Flower Moon 2026: Ini Waktu Puncak dan Cara Terbaik Menyaksikannya

May 1, 2026
Cedera Parah, Xavi Simons Dipastikan Absen Bela Tottenham

Kapan Idul Adha 2026? Ini Perkiraan dan Jadwal Liburnya

April 28, 2026
BNN Gelar Turnamen Padel Piala Bersinar 2026 di Jakarta, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

BNN Gelar Turnamen Padel Piala Bersinar 2026 di Jakarta, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

May 1, 2026
Pelaku Usaha Ungkap Penyebab Industri Kriya RI Sulit Saingi China-Vietnam

Pelaku Usaha Ungkap Penyebab Industri Kriya RI Sulit Saingi China-Vietnam

May 1, 2026
Puting Beliung dan Hujan Es Rusak Ratusan Rumah di Jatiasih Bekasi

Puting Beliung dan Hujan Es Rusak Ratusan Rumah di Jatiasih Bekasi

May 2, 2026
Ini Daftar Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Mei 2026

Ini Daftar Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Mei 2026

May 2, 2026
Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

May 2, 2026
Insiden Beruntun di Bandara Kuala Lumpur, Dua Warga Asing Terjatuh

Insiden Beruntun di Bandara Kuala Lumpur, Dua Warga Asing Terjatuh

May 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved