• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Muktamar NU 2026 Memanas, Peta Koalisi dan Perebutan Kursi Mulai Terbentuk

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
April 30, 2026
in Nasional
0
Muktamar NU 2026 Memanas, Peta Koalisi dan Perebutan Kursi Mulai Terbentuk

JAKARTA, Cobisnis.com — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026, dinamika internal mulai menguat. Persaingan kini tidak hanya soal Ketua Umum.

Sebaliknya, para elite mulai menyusun pasangan dengan calon Rais Aam. Pola ini membuat kontestasi semakin kompleks.

Saat ini, Yahya Cholil Staquf masih memegang posisi petahana. Ia kini mencari figur Rais Aam untuk memperkuat dukungan.

Di sisi lain, Miftachul Akhyar bersama Saifullah Yusuf mulai menyiapkan strategi baru. Mereka juga menimbang kandidat alternatif.

Sementara itu, nama Nazaruddin Umar mulai mendapat perhatian. Ia disebut memiliki dukungan dari lingkar kekuasaan.

Selain itu, poros Partai Kebangkitan Bangsa dan IKA PMII mulai mengerucut. Mereka mendorong Said Aqil Siradj sebagai kandidat Rais Aam.

Kemudian, kekuatan dari Jawa Timur juga bergerak. Mereka mengusung nama seperti Abdul Hakim Mahfuz dan Marzuki Mustamar.

Beberapa skenario pasangan mulai dibahas. Bahkan, sebagian pihak mendorong koalisi besar untuk mengunci kemenangan lebih awal.

Dari sisi suara, peta kekuatan mulai terlihat. Jaringan PKB–IKA PMII diperkirakan menguasai sekitar 250 suara.

Sementara itu, jaringan yang terkait Kementerian Agama memiliki sekitar 130 suara. Basis petahana dan Rais Aam masing-masing sekitar 100 suara.

Namun, puluhan suara lain masih mengambang. Karena itu, semua pihak terus melakukan lobi.

Di NU, arah dukungan sering berubah. Konsolidasi kiai dan komunikasi jaringan menjadi faktor penentu.

Selain itu, kompromi politik juga memegang peran penting. Tanpa kesepakatan, koalisi bisa mudah pecah.

Salah satu skenario besar mulai muncul. Poros PKB–PMII berpeluang membangun koalisi luas.

Dalam skema ini, Muhaimin Iskandar disebut menjadi aktor penting di belakang layar.

Namun, dinamika ini memunculkan kekhawatiran baru. Banyak pihak menyoroti potensi intervensi politik.

Karena itu, Muktamar ini menjadi momentum penting. NU perlu menjaga independensi organisasi.

Pada akhirnya, Muktamar ke-35 bukan sekadar pemilihan pemimpin. Forum ini akan menentukan arah masa depan NU.
Apakah NU tetap menjadi kekuatan moral umat, atau justru masuk ke pusaran politik praktis, masih menjadi pertanyaan besar.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: cobisnis.comFigurMuktamar ke-35nahdlatul ulamapara eliteYahya Cholil Staquf

Related Posts

Hari Buruh 2026: Rano Karno Sebut Program KPJ Bantu Kesejahteraan Pekerja

Hari Buruh 2026: Rano Karno Sebut Program KPJ Bantu Kesejahteraan Pekerja

by Hidayat Taufik
May 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Hingga kini, pemerintah telah menerbitkan...

Momentum Hardiknas, Bank Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan Pelajar

Momentum Hardiknas, Bank Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan Pelajar

by Dwi Natasya
May 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri menegaskan komitmennya dalam mendukung inklusi keuangan pelajar. Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan untuk memperkuat literasi finansial...

Iran Kasih Tenggat Satu Bulan, Trump Masih Pelajari Proposal dan Ancam Aksi Militer Baru

Iran Kasih Tenggat Satu Bulan, Trump Masih Pelajari Proposal dan Ancam Aksi Militer Baru

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman militer terhadap Iran. Ia menyebut aksi militer baru bisa dilakukan...

Hidup Lebih Lama Bukan Segalanya, Teknologi Lawan Penyakit Kronis Jadi Kunci

Hidup Lebih Lama Bukan Segalanya, Teknologi Lawan Penyakit Kronis Jadi Kunci

by Zahra Zahwa
May 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hidup lebih lama tidak selalu berarti hidup lebih sehat. Kini, fokus utama beralih pada pencegahan penyakit kronis....

Met Gala 2026 Tuai Kritik, Peran Jeff Bezos Picu Kontroversi

Met Gala 2026 Tuai Kritik, Peran Jeff Bezos Picu Kontroversi

by Zahra Zahwa
May 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Met Gala 2026 kembali memicu kontroversi di tengah sorotan publik. Tahun ini, Jeff Bezos dan Lauren Sánchez...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fenomena Flower Moon 2026: Ini Waktu Puncak dan Cara Terbaik Menyaksikannya

Fenomena Flower Moon 2026: Ini Waktu Puncak dan Cara Terbaik Menyaksikannya

May 1, 2026
Cedera Parah, Xavi Simons Dipastikan Absen Bela Tottenham

Kapan Idul Adha 2026? Ini Perkiraan dan Jadwal Liburnya

April 28, 2026
Ahmad Alimudin: Program MBG Tunjukkan Dampak Nyata di Masyarakat

Ahmad Alimudin: Program MBG Tunjukkan Dampak Nyata di Masyarakat

May 1, 2026
Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

May 2, 2026
Hari Buruh 2026: Rano Karno Sebut Program KPJ Bantu Kesejahteraan Pekerja

Hari Buruh 2026: Rano Karno Sebut Program KPJ Bantu Kesejahteraan Pekerja

May 3, 2026
Momentum Hardiknas, Bank Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan Pelajar

Momentum Hardiknas, Bank Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan Pelajar

May 3, 2026
Iran Kasih Tenggat Satu Bulan, Trump Masih Pelajari Proposal dan Ancam Aksi Militer Baru

Iran Kasih Tenggat Satu Bulan, Trump Masih Pelajari Proposal dan Ancam Aksi Militer Baru

May 3, 2026
Kapasitas Produksi 55 Juta Unit tapi Penjualan Cuma 23 Juta, Ini Akar Masalah Perang Harga Mobil China

Kapasitas Produksi 55 Juta Unit tapi Penjualan Cuma 23 Juta, Ini Akar Masalah Perang Harga Mobil China

May 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved