• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Menpar Tawarkan Investasi Industri Marina dan Wisata Bahari Indonesia ke Investor di Monako

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
September 23, 2026
in Lifestyle
0
Menpar Tawarkan Investasi Industri Marina dan Wisata Bahari Indonesia ke Investor di Monako

Menpar Tawarkan Investasi Industri Marina dan Wisata Bahari Indonesia ke Investor di Monako

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebagai negara dengan kepualauan terbesar, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memperkenalkan potensi tersebut sekaligus peluang investasi industri marina dan wisata bahari Indonesia kepada pelaku industri serta investor global dalam “The 6th Monaco Smart and Sustainable Marina Rendezvous” di Monako.

Menteri Widiyanti menjelaskan bahwa posisi Indonesia didukung kekayaan geografis dan keanekaragaman hayati laut, menjadi modal penting untuk mengembangkan wisata bahari berkelas dunia.

“Indonesia memiliki garis pantai hampir 100.000 kilometer, perairan tropis, serta 700 lokasi diving yang menjadi modal kuat untuk pengembangan yachting, sailing, dan island-hopping sepanjang tahun,” ujar Menteri Pariwisata melalui siaran pers yang diterima Cobisnis.com.

Menurut Menpar, Indonesia memiliki banyak kawasan yang menawarkan pengalaman berlayar dengan karakter berbeda. Di bagian barat terdapat Kepulauan Riau, Belitung, Ujung Kulon, dan Kepulauan Seribu. Potensi tersebut berlanjut ke Bali, Lombok-Gili Tramena, hingga Labuan Bajo.

Sementara di kawasan timur, kekayaan biodiversitas laut Indonesia semakin menonjol karena berada di episentrum Coral Triangle. Potensi tersebut antara lain tersebar di Wakatobi, Ambon dan Banda, Morotai dan wilayah Maluku lainnya, hingga Raja Ampat.

Potensi alam itu juga ditopang besarnya pasar pariwisata Indonesia. Pada 2025, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 15,4 juta, dengan rata-rata pertumbuhan pada periode 2023–2025 sebesar 14,8 persen per tahun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2025 lebih dari separuh wisatawan mancanegara atau 52,6 persen melakukan aktivitas wisata bahari selama berada di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peluang pengembangan produk dan layanan wisata berbasis kelautan.

Pasar yacht di Indonesia juga diperkirakan terus berkembang, dari 261,9 juta dolar AS pada 2025 menjadi 449,1 juta dolar AS pada 2033. Pertumbuhan tersebut setara dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan atau compound annual growth rate (CAGR) sekitar 7 persen.

“Pasarnya pun terus berkembang. Indonesia telah mencatat 127 kedatangan superyacht pada periode 2025–2026, tertinggi kedua di Asia Pasifik setelah Australia,” ungkap Menteri Pariwisata.

Menpar menjelaskan, pengembangan wisata bahari diarahkan untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu destinasi utama wisata bahari, khususnya wisata yacht, yang didukung fasilitas berkelas dunia dan ekosistem pariwisata yang semakin kompetitif.

“Kami melihat wisata bahari sebagai peluang untuk semakin meningkatkan kualitas dan keragaman produk pariwisata Indonesia, memaksimalkan potensi destinasi bahari kita, sekaligus menciptakan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat lokal,” ujar Menteri Widiyanti.

Di tengah besarnya potensi tersebut, Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pengembangan infrastruktur pendukung wisata bahari. Saat ini terdapat 29 pelabuhan masuk dan keluar yacht yang telah ditetapkan di berbagai wilayah kepulauan Indonesia. Sebanyak 19 di antaranya telah memiliki skema masuk melalui jalur kepabeanan atau duty-free.

Namun, kapasitas infrastruktur marina Indonesia masih relatif terbatas dibandingkan potensi pasar yang tersedia. Indonesia saat ini memiliki 10 marina dengan total 336 tempat berlabuh atau berths.

Sebagai perbandingan, Singapura yang memiliki wilayah jauh lebih kecil mempunyai lebih dari 1.200 berths. Sementara Malaysia dan Thailand masing-masing memiliki lebih dari 1.400 berths.

Kesenjangan antara besarnya potensi wisata bahari dan ketersediaan infrastruktur tersebut membuka ruang bagi investasi baru, terutama untuk pembangunan marina, penambahan kapasitas tempat berlabuh, serta pengembangan layanan pendukung industri yacht.

Peluang itu semakin besar karena fasilitas marina dan pelabuhan yacht saat ini masih banyak terkonsentrasi di wilayah barat dan tengah Indonesia. Sementara sejumlah destinasi diving dan snorkeling unggulan berada di kawasan timur Indonesia.

Oleh karena itu, pengembangan marina berstandar internasional di berbagai destinasi strategis dinilai penting untuk memperluas konektivitas wisata bahari, meningkatkan kapasitas berlabuh, memperkuat layanan bagi yacht, sekaligus membuka investasi baru di daerah.

“Kami mengundang para pengembang dan operator marina, investor yacht, serta para pelaku ekosistem lainnya untuk menjadi bagian dari babak berikutnya dalam pengembangan wisata bahari Indonesia,” kata Menteri Pariwisata.

Pemerintah berharap investasi di sektor wisata bahari tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas infrastruktur pariwisata, tetapi juga menghasilkan multiplier effect bagi perekonomian daerah.

Sejumlah peluang kerja sama yang dijajaki mencakup pengembangan pendidikan dan pelatihan crew di Indonesia melalui kolaborasi dengan politeknik pariwisata dan perguruan tinggi, termasuk program pelatihan, standardisasi, sertifikasi, dan penerapan prinsip keberlanjutan.

Selain itu, dibahas pula peluang penyusunan masterplan pengembangan marine tourism, khususnya sektor cruise dan yacht, yang mencakup transformasi ekosistem secara menyeluruh. Indonesia juga berpeluang melakukan benchmarking dengan Monako, memperkuat promosi pariwisata maritim, serta membuka akses business matching dengan investor dan mitra teknologi internasional.

“Yang ingin kita bangun bukan sekadar marina, tetapi ekosistem wisata bahari yang berkualitas dan berkelanjutan, dengan melibatkan UMKM, operator wisata, transportasi, hospitality, serta masyarakat lokal,” pungkas Menpar.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: industri marinainvestor monakoKemenparKementerian pariwisataMenparMenpar Widiyantiwisata bahari indonesia

Related Posts

Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan - Kementerian Pariwisata

Kunjungan ke Kawasan Bantimurung, Wamenpar Pastikan Standar Keselamatan dan Layanan Wisata

by Chodijah Febriani
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan, kesiapan fasilitas, serta aspek keamana dan keselamatan wisatawan di kawasan Taman...

Sinergi Lintas Sektor, Kemenpar Optimalkan Pemanfaatan 4 Candi sebagai Pusat Wisata Religi

Sinergi Lintas Sektor, Kemenpar Optimalkan Pemanfaatan 4 Candi sebagai Pusat Wisata Religi

by Chodijah Febriani
September 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bersama dengan sejumlah kementerian, lembaga dan pemerintah daerah, Kementerian Pariwisata mempebarui nota kesepahaman tentang pemanfaatan Candi Prambanan,...

Perluas Pasar Wisatawan Jepang, Kemenpar Promosi Melalui Tourism Expo Japan 2026

Perluas Pasar Wisatawan Jepang, Kemenpar Promosi Melalui Tourism Expo Japan 2026

by Chodijah Febriani
September 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagai upaya untuk memperluas jangkauan promosi pariwisata Indonesia di pasar Jepang, Kementerian Pariwisata ikut partisipasi dalam Tourism...

Kemenpar Kecam Tindakan Turis China Buru dan Konsumsi Penyu di Raja Ampat

Kemenpar Kecam Tindakan Turis China Buru dan Konsumsi Penyu di Raja Ampat

by Chodijah Febriani
September 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Turis China bernama Wei Shang diduga memburu dan mengonsumsi penyu di perairan Piaynemo, Raja Ampat, Papua Barat...

Menpar: Konser Musik Internasional Bukan Hanya Hiburan, Tapi Juga Penggerak Ekonomi Pariwisata

Menpar: Konser Musik Internasional Bukan Hanya Hiburan, Tapi Juga Penggerak Ekonomi Pariwisata

by Chodijah Febriani
September 16, 2026
0

JAKARTA, Cobsinis.com - Sebagai langkah strategi untuk meningkatkan daya tarik destinasi, mendatangkan wisatawan, serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Teh Panas - pexels/freestocks.org

Es Teh atau Teh Panas, Mana yang Mengandung Lebih Banyak Antioskidan?

September 23, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
Greek Yogurt - pexels/Jenna Hamra

4 Makanan yang Baik dikonsumsi Malam Hari agar Gula Darah Tetap Stabil

September 23, 2026
Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

September 23, 2026
Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM di Jawa Barat

September 23, 2026
Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

September 23, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
BSI International Expo 2026 digelar 22–25 Oktober dengan tema Buy Local Go Global untuk memperluas akses pasar produk lokal ke pasar global.

BSI International Expo 2026 Usung Buy Local Go Global

September 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved