• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Menkes Ungkap 3 Cara Melindungi Diri dari Abu Vulkanik Anak Krakatau

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 7, 2026
in News
0
Menkes Ungkap 3 Cara Melindungi Diri dari Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah wilayah terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas udara dan jarak pandang di wilayah yang terkena sebaran abu.

Hingga Senin (7/9/2026) pagi, abu vulkanik bergerak ke arah tenggara hingga barat laut. Sebaran pada lapisan rendah mencakup Jakarta, Banten, Lampung, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat tetap tenang dan meningkatkan perlindungan diri saat abu vulkanik menyebar. Ada tiga hal utama yang disarankan kepada warga.

Pertama, masyarakat diminta tidak panik dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko menghirup abu vulkanik.

“Kalau toh pun harus keluar, jangan lupa pakai masker. Utamakan pakai masker dengan tipe KN-95,” kata Budi.

Jika masker KN95 tidak tersedia, masyarakat tetap disarankan menggunakan masker jenis apa pun untuk menutup hidung dan mulut saat berada di luar rumah.

Kedua, warga diminta melindungi mata. Partikel abu vulkanik berbeda dengan debu biasa dan dapat mengganggu mata serta penglihatan.

Budi menyarankan penggunaan kacamata pelindung atau goggles yang dapat menutup area mata dari berbagai sisi. Perlindungan ini penting terutama bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Ketiga, abu vulkanik di sekitar rumah tidak disarankan langsung disapu dalam kondisi kering. Abu perlu dibasahi terlebih dahulu agar tidak kembali beterbangan dan terhirup saat proses pembersihan.

“Abunya disemprot dulu dengan air agar basah, supaya abunya tidak terbang ke mana-mana saat kita bersihkan. Baru sesudah basah dan lembap, kita bersihkan,” ujarnya.

Dengan sebaran abu yang masih berlangsung, masyarakat di wilayah terdampak perlu mengikuti informasi resmi mengenai kondisi erupsi dan kualitas udara. Penggunaan masker, perlindungan mata, serta cara membersihkan abu yang tepat menjadi langkah penting untuk mengurangi paparan.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: Abu VulkanikAnak KrakatauErupsiGunung Anak KrakatauKesehatanmitigasi bencana

Related Posts

Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.

Soetta Ditutup, Penerbangan Dialihkan ke 6 Bandara

by Desti Dwi Natasya
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) masih ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada...

Tips IDAI Bersihkan Abu Vulkanik dengan Aman, Pakai Lap Basah

Tips IDAI Bersihkan Abu Vulkanik dengan Aman, Pakai Lap Basah

by Hidayat Taufik
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Endapan abu vulkanik yang masuk ke dalam rumah perlu ditangani secara hati-hati. Abu yang menempel di lantai,...

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pakar menjelaskan apakah aktivitas vulkanik dapat memicu gempa megathrust Selat Sunda.

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Picu Megathrust?

by Desti Dwi Natasya
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami aktivitas erupsi di Selat Sunda yang sempat memunculkan kekhawatiran mengenai potensi gempa...

Erupsi Anak Krakatau, Merak-Bakauheni Kapan Harus Berhenti?

Erupsi Anak Krakatau, Merak-Bakauheni Kapan Harus Berhenti?

by Hidayat Taufik
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami peningkatan. Pada 6 September 2026, gunung api tersebut...

Mesin Pesawat Pernah Mati 16 Menit akibat Terpapar Abu Vulkanik

Mesin Pesawat Pernah Mati 16 Menit akibat Terpapar Abu Vulkanik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Abu vulkanik menjadi ancaman serius bagi penerbangan karena dapat mengganggu hingga mematikan mesin pesawat. Risiko tersebut kembali...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

September 1, 2026
Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

September 6, 2026
Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

September 3, 2026
PLN Indonesia Power Tata 800 Meter Sempadan Pantai PLTU Kalbar-1, Perkuat Perlindungan Pesisir Karimunting

PLN Indonesia Power Tata 800 Meter Sempadan Pantai PLTU Kalbar-1, Perkuat Perlindungan Pesisir Karimunting

September 7, 2026
MTF memperingati Harpelnas 2026 dengan berbagai aktivitas pelanggan dan CSR untuk memperkuat customer experience serta budaya pelayanan.

Harpelnas 2026, MTF Perkuat Budaya Pelayanan

September 7, 2026
Kiandra Ramadhipa meraih 16 poin dari dua balapan di Valencia dan mencatat fastest lap pertama di Moto3 Junior World Championship.

Kiandra Ramadhipa Amankan 16 Poin di Valencia

September 7, 2026
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.

Soetta Ditutup, Penerbangan Dialihkan ke 6 Bandara

September 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved