• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, June 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mata Uang Asia Melemah, Rupiah dan Peso Filipina Paling Tertekan

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
June 24, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Mata Uang Asia Melemah, Rupiah dan Peso Filipina Paling Tertekan

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayoritas mata uang Asia bergerak di zona merah pada perdagangan 24 Juni 2026 seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Tekanan terhadap mata uang kawasan dipicu meningkatnya permintaan investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Rupiah menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terbesar bersama peso Filipina. Selain itu, won Korea Selatan, baht Thailand, dolar Singapura, dan ringgit Malaysia juga mengalami depresiasi terhadap dolar AS.

Di tengah pelemahan yang melanda kawasan Asia, yen Jepang justru mencatatkan penguatan tipis. Mata uang Negeri Sakura menjadi satu-satunya yang mampu bertahan di zona hijau ketika mayoritas mata uang regional terkoreksi.

Penguatan dolar AS didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset berdenominasi dolar. Kondisi tersebut dipengaruhi perkembangan geopolitik global serta ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Indeks dolar yang kembali menguat membuat tekanan terhadap mata uang negara berkembang semakin besar. Arus modal yang mengarah ke aset aman juga turut mempersempit ruang penguatan mata uang Asia dalam jangka pendek.

Bagi Indonesia, pelemahan rupiah tetap menjadi perhatian karena dapat memengaruhi biaya impor dan stabilitas harga. Bank Indonesia diperkirakan terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai instrumen kebijakan moneter yang dimiliki.

Sejumlah analis menilai pergerakan mata uang Asia masih akan dipengaruhi perkembangan ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan. Sikap bank sentral utama dunia dan dinamika pasar keuangan diperkirakan menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan valuta asing.

Meski tekanan masih membayangi, fundamental ekonomi masing-masing negara tetap menjadi penopang penting bagi stabilitas mata uang. Investor kini menantikan berbagai data ekonomi global berikutnya untuk melihat apakah tren penguatan dolar AS akan terus berlanjut atau mulai mereda.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download intex firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comDolar asHeadlineindeks dolarMata Uang Asiapeso FilipinaRupiahYen Jepang

Related Posts

Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Stray Kids Siap Gelar World Tour RUN IT, STAY Indonesia Harap Bersabar

by Desti Dwi Natasya
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Stray Kids resmi mengumumkan tur dunia terbaru bertajuk RUN IT yang akan digelar mulai Juli 2026 hingga...

Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Supergirl Tayang Pekan Ini, Simak Cerita dan Daftar Pemainnya

by Desti Dwi Natasya
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Film Supergirl menjadi salah satu rilisan superhero yang paling dinantikan pada Juni 2026. Produksi terbaru DC Studios...

DPR Setuju Pemanfaatan Motor Listrik Pengadaan BGN untuk Guru Honorer

DPR Setuju Pemanfaatan Motor Listrik Pengadaan BGN untuk Guru Honorer

by Hidayat Taufik
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, mendukung rencana pemanfaatan motor listrik hasil pengadaan Badan Gizi Nasional...

Auto Draft

Timnas Iran Diizinkan Masuk Lebih Awal ke AS untuk Laga Kontra Mesir

by Zahra Zahwa
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat melonggarkan aturan perjalanan bagi tim nasional Iran menjelang laga ketiga Piala Dunia 2026. Keputusan...

Auto Draft

Eropa Hadapi Suhu Ekstrem 2026, AC Belum Menjadi Kebutuhan Utama

by Zahra Zahwa
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Musim panas di Eropa semakin brutal dalam beberapa tahun terakhir karena gelombang panas datang lebih sering dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
TikTok Apps Summit 2026 Hadirkan Solusi AI bagi Industri Aplikasi dan Gim

TikTok Apps Summit 2026 Hadirkan Solusi AI bagi Industri Aplikasi dan Gim

June 24, 2026
Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

June 23, 2026
IFG Life Ingatkan Pentingnya Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Mandiri Jogja Marathon 2026 Libatkan 10.200 Pelari dari 17 Negara

June 24, 2026
Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Stray Kids Siap Gelar World Tour RUN IT, STAY Indonesia Harap Bersabar

June 24, 2026
Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Supergirl Tayang Pekan Ini, Simak Cerita dan Daftar Pemainnya

June 24, 2026
DPR Setuju Pemanfaatan Motor Listrik Pengadaan BGN untuk Guru Honorer

DPR Setuju Pemanfaatan Motor Listrik Pengadaan BGN untuk Guru Honorer

June 24, 2026
Auto Draft

Timnas Iran Diizinkan Masuk Lebih Awal ke AS untuk Laga Kontra Mesir

June 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved