JAKARTA, Cobisnis.com – Marc Marquez memenangkan MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10). Kemenangan tersebut membuat Marquez kembali merasakan tuah Motegi yang sebelumnya juga menjadi salah satu sirkuit spesial baginya.
Persaingan Marquez dengan Jorge Martin sudah berlangsung sejak sesi kualifikasi. Pembalap Ducati tersebut harus puas menempati posisi kedua setelah kalah dari Martin.
Marquez kemudian membalasnya pada sprint race MotoGP Jepang, Sabtu (3/10). Ia berhasil mengalahkan Martin dan meraih kemenangan sebelum balapan utama digelar sehari setelahnya.
Sejarah MotoGP Jepang juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Marquez. Statistik menunjukkan pemenang sprint race di Motegi selalu menjadi pemenang dalam balapan utama keesokan harinya.
Tradisi tersebut sebelumnya terjadi pada MotoGP Jepang 2023. Jorge Martin menjadi pemenang sprint race, lalu pembalap Spanyol tersebut kembali finis di posisi pertama dalam balapan utama.
Semusim kemudian, giliran Francesco Bagnaia yang mengikuti catatan tersebut. Bagnaia memenangkan sprint race MotoGP Jepang 2024 dan kemudian kembali meraih kemenangan pada balapan utama.
Bagnaia bahkan kembali merasakan catatan serupa pada MotoGP Jepang 2025. Kemenangan sprint race dan balapan utama berhasil diamankan dalam satu akhir pekan.
Kini, sejarah tersebut berpihak kepada Marquez. Setelah memenangkan sprint race, Marquez kemudian melanjutkannya dengan kemenangan pada balapan utama MotoGP Jepang 2026.
Kemenangan ini juga memperkuat catatan Marquez di Negeri Sakura. Ia sebelumnya sudah tiga kali memenangkan MotoGP Jepang, yakni pada 2016, 2018, dan 2019.
Catatan tersebut menjadi salah satu alasan Marquez memiliki rekam jejak kuat di Motegi. Kemenangan pada 2026 membuatnya kembali berjaya di Jepang setelah terakhir kali menang di sana pada 2019.
Di sisi lain, persaingan Marquez dan Martin masih menjadi perhatian dalam perebutan gelar juara MotoGP 2026. Kemenangan di Motegi menjadi tambahan penting bagi Marquez dalam persaingan tersebut.












