• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Makin Dewasa, Kenapa Lingkaran Pertemanan Justru Menyempit?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 5, 2026
in Lifestyle
0
Jangan Asal Tanam, 4 Tanaman Ini Bisa Mengundang Ular

JAKARTA, Cobisnis.com — Menjalin pertemanan baru sering kali terasa lebih sulit setelah seseorang memasuki usia dewasa. Berbeda dengan masa sekolah, orang dewasa tidak lagi memiliki banyak kesempatan untuk bertemu orang baru secara rutin.

Ketika masih bersekolah atau kuliah, interaksi berlangsung hampir setiap hari. Lingkungan kelas, kegiatan kampus, hingga pertemanan keluarga membuat seseorang lebih mudah menemukan orang yang memiliki minat serupa.

Namun, situasi tersebut berubah ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan dewasa. Kesibukan, perbedaan jadwal, serta lingkungan sosial yang semakin terbatas membuat kesempatan membangun hubungan baru ikut berkurang.

Psikolog Janice McCabe, PhD, penulis buku Making, Keeping, and Losing Friends, menjelaskan bahwa terdapat periode tertentu ketika seseorang lebih mudah membentuk pertemanan.

Masa awal SMA dan kuliah, misalnya, menjadi periode ketika banyak orang berada dalam lingkungan baru dan sama-sama terbuka untuk membangun relasi.

Psikolog dan pakar pertemanan Marisa Franco, PhD, mengatakan kesempatan untuk berinteraksi secara rutin tanpa perlu membuat janji terlebih dahulu menjadi semakin terbatas ketika seseorang dewasa.

“Kita tidak lagi berada di banyak lingkungan yang memungkinkan interaksi berkelanjutan tanpa rencana dan keterbukaan emosional,” kata Franco dikutip dari berbagai sumber,  Sabtu (5/9/26).

Tempat kerja sebenarnya dapat menjadi salah satu ruang untuk membangun pertemanan. Akan tetapi, kondisi tersebut tidak selalu berjalan mulus.

Seseorang mungkin baru bergabung dengan perusahaan ketika rekan-rekan lainnya sudah memiliki hubungan yang erat. Perbedaan minat dan karakter juga dapat membuat hubungan pertemanan sulit berkembang.

Mencari Teman Baru lewat Aktivitas

Rebecca Marcus, LCSW, direktur klinis sekaligus pendiri RM Psychotherapy, menyarankan orang dewasa untuk mencari lingkungan yang sesuai dengan ketertarikan mereka.

Mengikuti kegiatan berdasarkan hobi dapat menjadi salah satu cara bertemu orang yang memiliki minat serupa. Pilihannya beragam, mulai dari olahraga, kelas seni, hingga kegiatan komunitas keagamaan bagi mereka yang menjalankannya.

“Ada banyak hal terkait olahraga atau aktivitas, seperti kelas seni,” jelas Marcus.

Selain pertemuan secara langsung, aplikasi khusus untuk mencari teman juga dapat menjadi alternatif. Salah satunya adalah Bumble BFF yang dirancang untuk membantu pengguna menemukan koneksi pertemanan.

Menurut Marcus, menggunakan aplikasi untuk mencari teman tidak jauh berbeda dari cara seseorang menggunakan aplikasi kencan. Hal terpenting adalah memastikan metode tersebut terasa nyaman bagi penggunanya.

“Aplikasi atau cara yang lebih formal untuk bertemu orang bisa jadi pilihan bagus kalau memang cocok buatmu. Yang lebih penting bukan soal detail di mana bertemu orang, tapi bagaimana perasaanmu saat menggunakan aplikasi itu,” jelasnya.

Terapis asal New York, Kathryn Lee, LMHC, juga melihat manfaat dari aplikasi pertemanan. Menurutnya, pengguna platform seperti Bumble BFF umumnya memiliki tujuan yang lebih jelas karena memang ingin membangun hubungan sosial.

Dengan begitu, seseorang tidak perlu terlalu khawatir apakah orang yang ditemuinya memiliki keinginan untuk menjalin pertemanan.

Jangan Terlalu Takut dengan Rasa Canggung

Mendapatkan teman baru bukan berarti hubungan tersebut harus langsung terasa akrab sejak pertemuan pertama. Rasa kikuk justru menjadi bagian yang wajar dalam proses membangun kedekatan.

Kandidat doktor psikologi klinis Carolyn Bruckmann dalam artikelnya pada 2025 untuk Harvard Kennedy School berjudul The Friendship Recession: The Lost Art of Connecting menyebut bahwa membangun pertemanan membutuhkan keberanian untuk mengambil risiko.

Menurutnya, situasi yang terasa canggung merupakan bagian normal ketika seseorang mencoba menjalin hubungan baru. Pengalaman baru dan tantangan yang dilewati bersama bahkan dapat memperkuat ikatan antarteman.

Karena itu, Kathryn Lee menyarankan kegiatan yang melibatkan aktivitas tertentu sebagai cara untuk mengurangi kecanggungan saat bertemu orang baru.

Aktivitas bersama membuat perhatian tidak sepenuhnya tertuju pada percakapan. Kondisi ini dapat membantu pembicaraan mengalir lebih alami sekaligus mengurangi tekanan.

Misalnya, seseorang dapat mencoba olahraga seperti pickleball, mengikuti kegiatan kreatif seperti paint-and-sip, atau menghadiri konser musisi yang disukai.

Pada akhirnya, kesibukan sebagai orang dewasa memang dapat membuat kehidupan sosial semakin terbatas. Namun, pertemanan tetap bisa dibangun selama seseorang bersedia membuka diri dan mengambil langkah untuk bertemu orang baru.

Membangun pertemanan juga sebaiknya tidak dibebani ekspektasi bahwa setiap hubungan harus bertahan lama. Sama seperti hubungan romantis, tidak semua perkenalan akan berkembang menjadi hubungan yang dekat.

Karena itu, terus mencoba berbagai lingkungan dan aktivitas dapat memperbesar peluang menemukan teman yang benar-benar cocok.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
online free course
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comhubungan sosialkesehatan mentalmencari temanPersahabatanpertemanan dewasapsikologitips pertemanan

Related Posts

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Hakim Nyatakan Mistrial dalam Kasus Lindsay Clancy, Persidangan Ulang Menunggu Jadwal

by Zahra Zahwa
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim menyatakan mistrial dalam kasus pembunuhan tiga anak yang menjerat Lindsay Clancy. Keputusan itu muncul setelah juri...

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Fishwife Ubah Ikan Kaleng Menjadi Merchandise Konser, Diminati Penggemar Gen Z

by Zahra Zahwa
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ikan kaleng kini muncul di tempat yang tidak biasa, yakni stan merchandise konser. Tren tersebut ikut mendorong...

Donald Trump

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan negaranya mungkin segera menyerang Gunung Pickaxe di Iran. Gunung Pickaxe berada...

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Kompetisi College Football AS Kembali Dimulai Usai Offseason yang Penuh Polemik

by Zahra Zahwa
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Musim college football Amerika Serikat akhirnya kembali bergulir. Setelah berbulan-bulan diwarnai berbagai polemik hukum dan administrasi, perhatian...

Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahunan kini lebih praktis melalui Samsat Drive Thru yang tersedia di sejumlah wilayah Jawa Barat. (Foto/Diskominfo Jabar)

Bayar Pajak Kendaraan Lewat Samsat Drive Thru

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Masyarakat Jawa Barat kini memiliki pilihan yang lebih praktis untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan melalui...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
GIIAS Bandung 2026 digelar 9–13 September dengan 19 merek kendaraan, termasuk lima merek baru dan yang kembali berpartisipasi.

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif

September 3, 2026
Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

September 4, 2026
Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

September 4, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Hakim Nyatakan Mistrial dalam Kasus Lindsay Clancy, Persidangan Ulang Menunggu Jadwal

September 5, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Fishwife Ubah Ikan Kaleng Menjadi Merchandise Konser, Diminati Penggemar Gen Z

September 5, 2026
Donald Trump

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran

September 5, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Kompetisi College Football AS Kembali Dimulai Usai Offseason yang Penuh Polemik

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved