• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, February 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Mahkamah Agung Beri “Hadiah Terselubung” untuk Trump dan Partai Republik Soal Tarif Global

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 23, 2026
in News
0
Mahkamah Agung Beri “Hadiah Terselubung” untuk Trump dan Partai Republik Soal Tarif Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Jumat memberikan pukulan besar bagi Presiden Donald Trump dengan membatalkan kebijakan ekonomi andalannya: tarif global. Putusan tersebut didukung mayoritas hakim, termasuk dua hakim yang sebelumnya ditunjuk oleh Trump sendiri. Namun di balik teguran keras itu, keputusan ini justru dinilai sebagai “hadiah terselubung” bagi Trump dan Partai Republik (GOP).

Meski jelas menjadi kemunduran besar bagi agenda Trump, putusan tersebut sekaligus mencabut alat kebijakan yang dalam jangka pendek dianggap merugikan ekonomi Amerika Serikat dan secara politik membebani Partai Republik. Sejumlah politisi Republik bahkan secara terbuka memuji keputusan tersebut, sementara lainnya diyakini lega di belakang layar.

Trump dengan cepat merespons dengan menyatakan akan tetap menerapkan tarif global 10% yang kemudian ia naikkan menjadi 15% menggunakan dasar hukum berbeda, yakni Section 122 dari Trade Act 1974. Ia bahkan mengklaim putusan Mahkamah Agung membuat kewenangannya dalam menjatuhkan tarif menjadi “lebih kuat”. Namun klaim tersebut dipertanyakan banyak pihak.

Di bawah Section 122, tarif dibatasi maksimal 15% dan hanya berlaku selama 150 hari, kecuali diperpanjang oleh Kongres. Dengan mayoritas anggota Kongres dari kedua kamar baru-baru ini menolak kebijakan tarif Trump, peluang perpanjangan dinilai kecil. Alternatif dasar hukum lainnya pun mengharuskan proses birokrasi dan persyaratan yang lebih kompleks sebelum tarif dapat diterapkan.

Ketua Mahkamah Agung John Roberts dalam catatan kakinya bahkan menegaskan bahwa undang-undang terkait memuat berbagai prasyarat prosedural, penentuan lembaga, serta batasan durasi dan cakupan tarif. Sementara Hakim Brett M. Kavanaugh dalam pendapat berbeda menyebut Trump masih memiliki opsi hukum lain, pandangan itu tidak sepenuhnya diamini mayoritas hakim.

Dari sisi ekonomi, keputusan ini muncul di tengah kondisi yang kurang menggembirakan. Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan produk domestik bruto (PDB) hanya tumbuh 1,4% secara tahunan pada kuartal keempat, menjadikan 2025 sebagai tahun dengan pertumbuhan terlemah kedua sejak 2016. Tahun lalu juga mencatat pertumbuhan lapangan kerja yang relatif lemah dan inflasi yang masih membandel meski sempat menurun pada Januari.

Meski tidak sepenuhnya jelas seberapa besar tarif berkontribusi terhadap perlambatan ekonomi, ketidakpastian dan kenaikan biaya akibat kebijakan tersebut dinilai memperburuk sentimen. Sejak Trump mengumumkan tarif global pada 2 April, tingkat persetujuan publik terhadap kinerjanya di bidang ekonomi merosot tajam. 62% warga Amerika tidak menyetujui kebijakan tarifnya, termasuk seperempat pemilih yang condong ke Partai Republik.

Trump selama ini mempromosikan tarif sebagai cara menghidupkan kembali manufaktur Amerika dan memperkuat posisi tawar dalam negosiasi dagang. Namun dengan pembatasan baru dari Mahkamah Agung, ruang geraknya menjadi lebih sempit. Negara-negara mitra dagang juga menyadari keterbatasan tersebut, yang berpotensi mengurangi daya tawar Washington.

Kini perhatian tertuju pada Partai Republik di Kongres. Selama setahun terakhir, banyak anggota GOP memilih diam meski kebijakan tarif bertentangan dengan citra lama partai sebagai pendukung pasar bebas dan perdagangan bebas. Dalam opini terpisah, Hakim Neil Gorsuch bahkan menyinggung perlunya Kongres kembali mengambil peran legislasi dalam isu perdagangan.

Dengan tahun pemilu paruh waktu yang semakin dekat, sebagian anggota Republik mungkin melihat ini sebagai momentum untuk menjauh dari kebijakan tarif agresif. Meski kecil kemungkinan terjadi pembangkangan massal terhadap Trump, putusan Mahkamah Agung membuka ruang refleksi internal di tubuh GOP mengenai arah kebijakan perdagangan ke depan.

Bagi Trump, situasi ini menghadirkan dilema politik. Jika ia tetap memaksakan agenda tarif besar-besaran di tengah keterbatasan hukum dan tekanan politik, langkah itu bisa menjadi beban tambahan bagi partainya. Namun jika ia memilih meredakan kebijakan tersebut, keputusan Mahkamah Agung bisa saja terbukti sebagai “hadiah” yang menyelamatkannya dari risiko politik yang lebih besar.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comDonaldTrumpMahkamahAgungAS

Related Posts

Aldi Satya Mahendra Bikin Dunia Balap Tercengang: Start 28, Finis 2 Indonesia Berkibar Di Podium

Aldi Satya Mahendra Bikin Dunia Balap Tercengang: Start 28, Finis 2 Indonesia Berkibar Di Podium

by Hidayat Taufik
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pembalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra, mencatatkan sejarah baru di ajang World Supersport 2026. Rider binaan Yamaha...

Hakim Konservatif Mahkamah Agung Terpecah Soal Trump Setelah Bersatu Melawan Biden

Hakim Konservatif Mahkamah Agung Terpecah Soal Trump Setelah Bersatu Melawan Biden

by Zahra Zahwa
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Putusan besar Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan tarif luas Presiden Donald Trump bukan hanya perkara kewenangan...

Sidang Uji Coba “Bellwether” Kecanduan Media Sosial Dimulai, Big Tech Hadapi Momen Krusial

Sidang Uji Coba “Bellwether” Kecanduan Media Sosial Dimulai, Big Tech Hadapi Momen Krusial

by Zahra Zahwa
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri teknologi raksasa atau Big Tech dinilai berada di ambang “momen Big Tobacco” nya sendiri. Sebuah sidang...

Pangeran William dan Kate Tampil Kompak dan Serasi di Ajang BAFTA

Pangeran William dan Kate Tampil Kompak dan Serasi di Ajang BAFTA

by Zahra Zahwa
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pangeran William dan Catherine Princess of Wales tampil kompak dan serasi saat menghadiri ajang British Academy of...

Mengapa Norwegia Mendominasi Olimpiade Musim Dingin dan Apa yang Bisa Dipelajari AS

Mengapa Norwegia Mendominasi Olimpiade Musim Dingin dan Apa yang Bisa Dipelajari AS

by Zahra Zahwa
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Norwegia kembali membuktikan diri sebagai raja Olimpiade Musim Dingin. Pada ajang Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Dari Konten ke Keranjang Belanja, Ziyadbooks Sukses Kuasai Ramadan di TikTok Shop by Tokopedia

Dari Konten ke Keranjang Belanja, Ziyadbooks Sukses Kuasai Ramadan di TikTok Shop by Tokopedia

February 23, 2026
Perkuat Struktur Keuangan, Bank Mandiri Genjot Pembiayaan Produktif dan Dukung Program Nasional

Kredit Tumbuh 15,62%, Bank Mandiri Buka 2026 dengan Kinerja Solid dan Likuiditas Kuat

February 23, 2026
Apollo Global Kembali Terseret Dalam Berkas Epstein, Serikat Guru Desak Investigasi SEC

Apollo Global Kembali Terseret Dalam Berkas Epstein, Serikat Guru Desak Investigasi SEC

February 23, 2026
Aldi Satya Mahendra Bikin Dunia Balap Tercengang: Start 28, Finis 2 Indonesia Berkibar Di Podium

Aldi Satya Mahendra Bikin Dunia Balap Tercengang: Start 28, Finis 2 Indonesia Berkibar Di Podium

February 23, 2026
Peluncuran BSI Tabungan Umroh

Peluncuran BSI Tabungan Umroh

February 23, 2026
Beginilah Profil Ketua Kartel: El Mencho, Raja Narkoba dan Pemimpin CJNG

Beginilah Profil Ketua Kartel: El Mencho, Raja Narkoba dan Pemimpin CJNG

February 23, 2026
Hakim Konservatif Mahkamah Agung Terpecah Soal Trump Setelah Bersatu Melawan Biden

Hakim Konservatif Mahkamah Agung Terpecah Soal Trump Setelah Bersatu Melawan Biden

February 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved