JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memberikan pandangannya terkait pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya digantikan Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Pergantian tersebut berlangsung pada September 2026. Kementerian Keuangan mencatat serah terima jabatan dari Purbaya kepada Suahasil berlangsung di Jakarta pada Selasa (15/9).
Dalam podcast Mahfud MD Official bertema “MAHFUD MD SOROTI PENCOPOTAN PURBAYA HINGGA KERACUNAN MBG”, Mahfud menyebut dirinya sempat memiliki harapan besar terhadap Purbaya selama menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Mahfud kemudian menyoroti dua hal yang menurutnya menjadi kelemahan Purbaya selama menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan. Salah satunya berkaitan dengan cara menyampaikan kebijakan dan pandangan kepada publik.
“Kelemahan Purbaya yang paling mendasar tuh dua sebenarnya. Satu, komunikasi publiknya buruk, kemudian substansi urusannya juga tidak beres,” kata Mahfud MD, dikutip dari kanal Youtube Mahfud MD Official, Sabtu (19/9/2026).
Mahfud juga menyoroti sejumlah pernyataan Purbaya yang menurutnya terlalu memberikan kesan bahwa persoalan ekonomi dapat diselesaikan dengan mudah. Ia menilai komunikasi pejabat kepada publik perlu dilakukan secara lebih hati-hati.
Selain komunikasi publik, Mahfud mempertanyakan sejumlah kebijakan dan janji yang menurutnya mengalami perubahan. Ia mencontohkan pembahasan mengenai proyek Whoosh dan penggunaan APBN yang menjadi salah satu sorotan dalam pembicaraannya.
Mahfud juga menyinggung persoalan pengelolaan penerimaan negara dan kebijakan perpajakan. Menurutnya, pemerintah perlu memperhatikan dampak kebijakan fiskal terhadap masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud turut memberikan pandangan mengenai Suahasil Nazara yang kini memimpin Kementerian Keuangan. Ia menyebut Suahasil sebagai birokrat profesional yang pernah bekerja bersamanya selama sekitar empat sampai lima tahun.
Mahfud berharap pergantian tersebut dapat membawa perbaikan dalam pengelolaan keuangan negara. Secara resmi, Suahasil menyatakan mendapat arahan untuk menjaga keuangan negara serta memastikan APBN tetap kredibel, mendukung pertumbuhan, dan menjaga stabilitas ekonomi.
Pergantian Purbaya dan masuknya Suahasil menjadi bagian dari perubahan kepemimpinan di Kementerian Keuangan. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan transisi tersebut diarahkan untuk melanjutkan agenda pengelolaan fiskal dan menjaga kredibilitas APBN.













