JAKARTA, Cobisnis.com – Liga golf kontroversial LIV Golf menghadapi masa depan tidak pasti setelah pendanaan utamanya akan dihentikan pada 2026. Namun, keputusan ini datang dari Public Investment Fund yang selama ini membiayai liga tersebut.
Karena itu, LIV Golf harus mencari investor baru untuk melanjutkan operasionalnya. Sejak awal, LIV hadir sebagai disruptor yang mencoba mengubah wajah golf profesional secara global.
Selain itu, liga ini menarik banyak pemain top dengan tawaran kontrak besar dan jadwal lebih ringan. Salah satunya, Graeme McDowell, menyebut keputusannya bergabung sebagai langkah bisnis.
Meski begitu, dampak terbesar LIV justru dirasakan oleh rival utamanya, PGA Tour. Di bawah tekanan, PGA Tour mulai berbenah dengan mengubah model bisnis dan menarik investasi baru.
Bahkan, mereka juga mengurangi jumlah turnamen untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Sementara itu, beberapa pemain LIV mulai mencari jalan kembali ke PGA Tour.
Misalnya, Brooks Koepka dan Patrick Reed dikabarkan ingin kembali ke kompetisi utama.













