• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ketahui 4 Risiko Kesehatan Akibat Terlalu Banyak di Dalam Ruangan

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
October 10, 2026
in Lifestyle
0
Seseorang yang Stres Karena Pekerjaan di Kantor - pexels/Produksi ANTONI SHKRABA

Seseorang yang Stres Karena Pekerjaan di Kantor - pexels/Produksi ANTONI SHKRABA

JAKARTA, Cobisnis.com – Menurut survei nasional terbaru dari Nature & Health Alliance yang melibatkan para peneliti di Texas A&M University, hampir setengah dari warga Amerika menghabiskan kurang dari dua jam di luar ruangan dalam seminggu penuh.

Dr. John La Puma, seorang dokter asal California dan ahli dalam pengobatan berbasis alam, telah memfokuskan perhatiannya pada potensi dampak kesehatan akibat mengurangi waktu yang dihabiskan di luar ruangan.

Dalam bukunya yang berjudul Indoor Epidemic, ia membahas bagaimana manusia menghabiskan sekitar 93 persen hidup mereka di dalam ruangan. Ia mengklaim solusinya adalah resep sederhana berupa 7 persen waktu di luar ruangan.

“Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka terhambat untuk merasa sebaik mungkin, karena mereka kelelahan bahkan setelah tidur nyenyak semalaman. Mereka membutuhkan kopi agar merasa normal. Mereka kelelahan pada pukul 2 siang. Mereka gelisah di malam hari. Mereka tidak bisa tidur, tetapi hasil tes lab mereka normal.”

“Dan mereka datang ke kantor sambil berkata, ‘Mengapa saya merasa sangat lelah?’,” terang Dr. La Puma dikutip dari Fox News, Jumat (9/10/2026).

Dia mengungkapkan empat risiko kesehatan tersembunyi akibat terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan, yaitu:

1. Kurang tidur

Dr. La Puma mencatat bahwa cahaya luar ruangan bisa berkali-kali lebih terang daripada pencahayaan dalam ruangan pada umumnya, sehingga menjadi sinyal yang kuat untuk mengatur jam internal tubuh, atau ritme sirkadian.

“Jika kamu tidak mengatur jam biologis tubuh, tubuh kamu tidak tahu jam berapa sekarang, dan tubuh akan tidur kapan pun kamu bisa tidur, bukan tepat waktu,” katanya.

Menurut Dr. La Puma, mendapatkan paparan cahaya luar ruangan yang terang segera setelah bangun tidur dapat membantu menyinkronkan siklus tidur-bangun tubuh dan mendukung peningkatan melatonin alami di malam hari.

Dia menyarankan untuk menghabiskan sekitar 10 menit di luar ruangan dalam satu jam pertama setelah bangun tidur, tanpa kacamata hitam.

2. Burnout

Dr. La Puma menggunakan istilah “waktu ultraproses” untuk menggambarkan jam-jam yang terbuang karena layar ponsel dengan scrolling media sosial dan gangguan digital lainnya.

“Waktu yang diproses secara ultra itu seperti makanan yang diproses secara ultra. Tidak bergizi. Sintetis. Buatan. Ada di mana-mana,” jelasnya.

“Itu termasuk waktu yang dihabiskan untuk terus-menerus scrolling media sosial,” tambahnya.

Dr. La Puma berpendapat bahwa lingkungan seseorang dapat berkontribusi terhadap kelelahan kerja (burnout).

Jadi, menghabiskan terlalu banyak waktu di dalam ruangan dapat menyebabkan paparan layar yang berlebihan, karena orang sering menggunakan perangkat yang sama untuk bekerja, hiburan, dan relaksasi. Ia mencatat bahwa tubuh mungkin tidak menganggap waktu di depan layar sebagai istirahat atau pelarian yang sebenarnya.

Untuk mengatasi kelelahan, ia menyarankan untuk bangun dan pergi ke jendela lalu melihat ke luar selama satu menit setiap jam.

“Ini merelaksasi mata, merelaksasi otot-otot di sekitar pelipis kamu mengurangi sakit kepala jika mengalaminya, meningkatkan energi, dan mengurangi kelelahan. Itulah awal dari kemampuan untuk membalikkan kelelahan kerja,” jelasnya.

3. Otak menjadi tidak fokus

Kata Dr. La Puma, orang yang menghabiskan hari di dalam ruangan mungkin akan merasa pikiran mereka kabur di sore hari. Terutama di ruangan yang ventilasinya buruk di mana karbon dioksida dapat menumpuk.

Kadar CO₂ di dalam ruangan dapat meningkat hingga di atas 1.000 bagian per juta di ruangan yang berventilasi buruk, dan beberapa penelitian telah mengaitkan peningkatan kadar tersebut dengan penurunan kinerja kognitif.

“Jadi bukan berarti kamu hanya membuat keputusan buruk di siang hari, ada alasan biologis di baliknya,” kata La Puma.

Dokter mengatakan bahwa beraktivitas di luar ruangan memberi mata kesempatan untuk fokus pada jarak yang lebih jauh sekaligus memberikan istirahat dari udara dalam ruangan yang berpotensi pengap. EPA mencatat bahwa konsentrasi beberapa polutan bisa dua hingga lima kali lebih tinggi di dalam ruangan daripada di luar ruangan.

4. Lemak perut

Ketika jam biologis seseorang tidak sinkron, hal itu dapat mengganggu ritme kortisol normal tubuh.

Kortisol, yang sering disebut hormon stres, secara alami naik dan turun sepanjang hari. Penelitian telah mengaitkan perubahan aktivitas kortisol dengan peningkatan lemak perut dan lemak visceral, meskipun hubungannya kompleks.

“Sekali lagi, cara untuk meningkatkan metabolisme adalah dengan mendapatkan sinar matahari pada waktu yang tepat, di tempat yang tepat, dan dalam durasi yang tepat terutama di pagi hari,” saran Dr. La Puma.

Bagi mereka yang tinggal di kota besar dan tidak dapat melihat langit, La Puma menyarankan untuk melihat ke atap bangunan di kejauhan, atau melihat melalui jendela yang terbuka ketika tidak memungkinkan untuk keluar rumah. Tujuannya adalah untuk fokus di luar batasan ruang dalam ruangan.

“Jadi, 17 menit sehari adalah dosis efektif minimum hanya itu yang dibutuhkan untuk mengurangi risiko tersebut,” tukasnya.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
lynda course free download
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Burnoutmencegah burnoutmenjaga kesehatanrisiko kesehatanstres di kantortanda burnout

Related Posts

7 Manfaat Hobi yang Terbukti Membantu Mengatasi Stres Kerja Menurut Psikologi

7 Manfaat Hobi yang Terbukti Membantu Mengatasi Stres Kerja Menurut Psikologi

by Hidayat Taufik
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tekanan pekerjaan yang tinggi dapat memengaruhi kesehatan mental jika terjadi secara terus-menerus. Target yang berat, tenggat waktu,...

5 Tanda Burnout yang Sering Disalahartikan sebagai Rasa Malas

5 Tanda Burnout yang Sering Disalahartikan sebagai Rasa Malas

by Desti Dwi Natasya
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Merasa sulit memulai pekerjaan, kehilangan semangat, atau terus-menerus kelelahan belum tentu berarti seseorang sedang malas. Kondisi tersebut...

Hari Anak Nasional, Novo Nordisk Perkuat Pencegahan Obesitas dan Diabetes Anak

Sendok Kayu Ternyata Punya Risiko Kesehatan Jika Salah Perawatan

by Desti Dwi Natasya
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sendok kayu semakin populer sebagai alternatif alat makan yang dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan plastik. Namun, di...

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton

Rebahan Seharian, Apakah Termasuk Self-Care yang Ideal?

by Desti Dwi Natasya
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rebahan seharian sering dianggap sebagai cara sederhana untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas padat. Namun, kebiasaan tersebut...

Perusahaan China Beri 10 Hari Cuti untuk Karyawan yang Lagi Bad Mood

Perusahaan China Beri 10 Hari Cuti untuk Karyawan yang Lagi Bad Mood

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah perusahaan di China punya cara unik menangani karyawan yang burnout: memberikan cuti khusus bagi mereka yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kasus Motor Listrik MBG, Kejagung Hitung Kerugian Rp863 Miliar

Kasus Motor Listrik MBG, Kejagung Hitung Kerugian Rp863 Miliar

October 10, 2026
Wacana Pansus Ijazah Gibran Bergulir, Sikap Fraksi Terbelah

Wacana Pansus Ijazah Gibran Bergulir, Sikap Fraksi Terbelah

October 10, 2026
Iran Klaim Sulit Diblokade AS Berkat 15 Tetangga

Raul Fernandez Pecahkan Rekor Lap MotoGP Mandalika

October 10, 2026
Dua Tahun BSI, Laba Tumbuh Impresif 40,68% Capai Rp4,26 Triliun

Dua Tahun BSI, Laba Tumbuh Impresif 40,68% Capai Rp4,26 Triliun

February 1, 2023
Al-Sisi Kunjungi Indonesia, Kerja Sama Strategis Jadi Agenda Utama

Al-Sisi Kunjungi Indonesia, Kerja Sama Strategis Jadi Agenda Utama

October 11, 2026
Transaksi OCTO CIMB Niaga Meningkat

Transaksi OCTO CIMB Niaga Meningkat

October 10, 2026
XLSMART Perkuat 5G Bandung, SMARTFREN Hadirkan Unlimited 5G dan FUN RUN

XLSMART Perkuat 5G Bandung, SMARTFREN Hadirkan Unlimited 5G dan FUN RUN

October 10, 2026
ANTAM Hadirkan ATM Emas di Konser Snada Indonesia 2026

ANTAM Hadirkan ATM Emas di Konser Snada Indonesia 2026

October 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved