JAKARTA, Cobisnis.com – Tokoh perempuan adat dari Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, membantah isu intimidasi yang beredar di publik.
Selain itu, ia menegaskan bahwa perjalanannya ke Jakarta dilakukan secara mandiri. Ia juga menyebut seluruh biaya menggunakan dana pribadi.
Namun, Mama Sinta menjelaskan kedatangannya ke ibu kota bukan tanpa alasan. Ia ingin mencari keadilan terkait penggunaan wajahnya dalam Pesta Babi tanpa izin.
Sementara itu, ia membantah kabar yang menyebut dirinya dijemput paksa atau difasilitasi pihak tertentu. Ia menilai informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Selain itu, ia juga menolak isu keterlibatan pihak swasta dalam perjalanannya. Ia menegaskan tidak memiliki hubungan dengan pihak yang disebut dalam berbagai narasi tersebut.
Di sisi lain, Mama Sinta menyebut seluruh perjalanan dari Papua menuju Jakarta dilakukan melalui transportasi umum. Ia juga memastikan tidak ada tekanan dari pihak mana pun.
Setelah itu, ia meminta publik tidak mengaitkan persoalan pribadinya dengan isu politik atau proyek tertentu. Karena itu, ia berharap informasi yang beredar dapat diluruskan secara berimbang.













