JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah kasus campak terkonfirmasi di Amerika Serikat (AS) mencapai 3.887 kasus sepanjang 2026 hingga 1 Oktober, berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.869 kasus dilaporkan oleh 47 yurisdiksi, sementara 18 kasus lainnya ditemukan pada pengunjung internasional.
CDC juga mencatat 42 wabah campak baru di AS sepanjang 2026, dengan sekitar 95 persen atau 3.700 kasus berkaitan dengan wabah yang berlangsung pada 2025 dan 2026.
Jumlah tersebut meningkat 228 kasus dibandingkan data CDC pada 24 September yang mencatat 3.659 kasus terkonfirmasi di AS.
Campak sebelumnya dinyatakan telah dieliminasi di AS pada 2000, tetapi kasus masih dapat muncul akibat penularan dari luar negeri dan berkembang menjadi wabah di komunitas dengan cakupan vaksinasi yang lebih rendah.
CDC mencatat cakupan vaksin campak, gondongan, dan rubella (MMR) pada anak taman kanak-kanak di AS turun dari 95,2 persen pada tahun ajaran 2019-2020 menjadi 92,4 persen pada 2025-2026, sehingga sejumlah komunitas menjadi lebih rentan terhadap wabah.
Dengan jumlah kasus yang telah melampaui total sepanjang 2025, ketika AS mencatat 2.289 kasus campak terkonfirmasi, wabah pada 2026 menjadi peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.












