• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 24, 2026
in Nasional
0
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, pada Minggu (23/8). Asap tersebut muncul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada penurunan jarak pandang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan jarak pandang di wilayah Kota Pekanbaru hanya sekitar 2,5 kilometer pada pukul 16.00 WIB. Pada waktu tersebut, udara di wilayah itu tercatat berasap dan masuk kategori sangat tidak sehat.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Yudhistira, menyebut jarak pandang di Rengat berada di angka 5 kilometer. Sementara itu, jarak pandang di Pelalawan mencapai 6 kilometer dan Tambang sekitar 9 kilometer.

“Pembaruan jarak pandang pukul 16.00 WIB Pekanbaru 2,5 km (asap), Rengat 5 km (asap), Pelalawan 6 km, dan Tambang 9 km,” dikutip dari berbagai sumber, Senin (24/08/2026).

Pemantauan konsentrasi PM2,5 menunjukkan kualitas udara di Pekanbaru mayoritas berada pada level tidak sehat. Udara hanya tercatat dalam kondisi baik selama beberapa jam, yakni pukul 04.00-06.00 WIB serta 11.00-13.00 WIB.

Di luar waktu tersebut, kualitas udara kembali berada pada kategori tidak sehat. Bahkan, pada pukul 17.00 dan 18.00 WIB, status udara meningkat menjadi sangat tidak sehat dengan konsentrasi PM2,5 mencapai 170 mikrogram per meter kubik.

Sementara itu, pemantauan pada Minggu sore mencatat sebanyak 1.754 titik panas tersebar di wilayah Sumatera. Sumatera Selatan menyumbang jumlah terbesar dengan 973 titik, sedangkan Riau berada di posisi berikutnya dengan 306 titik.

Di Provinsi Riau, Pelalawan menjadi daerah dengan titik panas paling banyak, yakni 161 titik. Indragiri Hilir berada di urutan kedua dengan 101 titik, sedangkan titik panas lainnya terdeteksi di Siak, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, dan Dumai.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free online course
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: cobisnis.comKabutAsapKarhutlaKualitasUdaraPekanbaruRiauTitikPanas

Related Posts

3 Pelajaran Berharga dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

3 Pelajaran Berharga dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

by Hidayat Taufik
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momen bagi umat Islam untuk kembali mengingat kelahiran, perjuangan,...

Andoni Iraola menilai Liverpool tak harus mendatangkan gelandang baru untuk mengatasi masalah pertahanan setelah bermain imbang melawan Newcastle.

Iraola Nilai Liverpool Tak Butuh Gelandang Baru

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool kembali menjadi sorotan setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United pada lanjutan Premier League....

Gelombang panas diperkirakan melanda sebagian besar Jepang dengan suhu mencapai 39 derajat Celsius, sementara peringatan heatstroke berlaku di 31 prefektur.

Jepang Hadapi Suhu Ekstrem hingga 39 Derajat

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelombang panas ekstrem diperkirakan melanda sebagian besar wilayah barat dan timur Jepang dengan suhu siang hari yang berpotensi...

Presiden UEFA Aleksander Ceferin

Ceferin Desak Infantino Tinggalkan Kursi FIFA

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA semakin tertekan setelah Presiden UEFA Aleksander Ceferin mendesaknya untuk mempertimbangkan pengunduran...

Bendera Arab

Mengapa Arab Saudi Tak Rayakan Maulid Nabi?

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.ccom - Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum yang diperingati umat Islam di berbagai negara, tetapi tradisi tersebut tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

August 24, 2026
Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

August 24, 2026
VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

August 24, 2026
3 Pelajaran Berharga dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

3 Pelajaran Berharga dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

August 25, 2026
Andoni Iraola menilai Liverpool tak harus mendatangkan gelandang baru untuk mengatasi masalah pertahanan setelah bermain imbang melawan Newcastle.

Iraola Nilai Liverpool Tak Butuh Gelandang Baru

August 24, 2026
Ukraina Dapat Akses Teknologi Rudal Canggih dari Inggris

Ukraina Dapat Akses Teknologi Rudal Canggih dari Inggris

August 24, 2026
Gelombang panas diperkirakan melanda sebagian besar Jepang dengan suhu mencapai 39 derajat Celsius, sementara peringatan heatstroke berlaku di 31 prefektur.

Jepang Hadapi Suhu Ekstrem hingga 39 Derajat

August 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved