• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

JFX Siap Dukung Pemerintah Wujudkan BMKS

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
August 26, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
JFX Siap Dukung Pemerintah Wujudkan BMKS

JAKARTA, Cobisnis.com – Jakarta Futures Exchange (JFX) menyambut rencana pemerintah membangun Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam pembentukan harga komoditas strategis.

Berbekal pengalaman selama 27 tahun, JFX menyatakan siap mendukung agenda tersebut melalui sistem, infrastruktur, dan ekosistem pasar yang telah dibangun oleh perusahaan.

Pemerintah menargetkan BMKS mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Direktur Utama JFX Yazid Kanca Surya menyambut baik rencana pemerintah ini karena Indonesia memiliki posisi penting sebagai produsen berbagai komoditas strategis dunia.

Posisi sebagai produsen besar, menurutnya, seharusnya dapat menjadi modal untuk memperkuat pengaruh Indonesia terhadap harga komoditas yang dihasilkannya.

“Sekarang adalah momentum yang tepat bagi Indonesia untuk menjadi price setter. Pembentukan harga suatu komoditas dapat datang dari kekuatan sebagai produsen terbesar ataupun pembeli terbesar. Indonesia memiliki posisi yang sangat kuat sebagai produsen berbagai komoditas dunia,” ujar Kanca.

Menurut Kanca, Indonesia juga tidak memulai agenda tersebut dari nol. Sistem, mekanisme perdagangan, pelaku pasar, serta pengalaman menyelenggarakan perdagangan komoditas melalui bursa telah tersedia dan dapat menjadi fondasi untuk mendukung pengembangan BMKS.

27 Tahun Membangun Ekosistem Pasar

Sejak didirikan pada 1999 dan memulai perdagangan pada 2000, JFX berkembang mengikuti kebutuhan pasar Indonesia.

Berawal dari kontrak berjangka Olein dan Kopi Robusta, JFX kemudian mengembangkan Sistem Perdagangan Alternatif, pasar fisik Timah dan Emas Digital, hingga akses nasabah Indonesia ke bursa luar negeri melalui Penyaluran Amanat Nasabah ke Bursa Berjangka Luar Negeri (PALN).

Perjalanan tersebut turut membentuk sistem perdagangan, mekanisme kliring dan penyelesaian, pengawasan transaksi, jaringan anggota bursa, serta hubungan dengan pelaku industri domestik maupun internasional.

Namun, menurut Kanca, pengalaman 27 tahun juga mengajarkan bahwa keberhasilan sebuah bursa tidak hanya ditentukan oleh keberadaan sistem dan infrastruktur.

“Bursa yang berhasil tidak dibangun dalam semalam, tetapi melalui proses. Yang paling penting adalah bagaimana mekanisme yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi penjual tanpa mengganggu proses perdagangan mereka, sekaligus memberikan kepastian bagi pembeli yang menempatkan dananya,” kata Kanca.

Kepastian tersebut juga menjadi bagian dari fungsi bursa dan lembaga kliring. Dalam perdagangan fisik, JFX memastikan komoditas yang diserahkan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak dan memastikan barang tidak keluar dari tempat penyimpanan sebelum pembayaran diselesaikan oleh pembeli.

Mekanisme tersebut berjalan bersama pengelolaan risiko dan pengawasan transaksi untuk memberikan kepastian bagi kedua pihak.

Timah Menjadi Bukti Pasar yang Sudah Berjalan

Perdagangan fisik Timah menjadi salah satu pengalaman konkret JFX. Sejak 2019 hingga Agustus 2025, volume perdagangan Timah melalui JFX mencapai lebih dari 300 ribu ton dengan nilai lebih dari USD$8 miliar dan melibatkan lebih dari 60 pelaku usaha aktif.

Pada 2024, lebih dari 95% transaksi Timah nasional tercatat melalui JFX.

Bagi Kanca, salah satu indikator penting dari perkembangan pasar tersebut adalah keterlibatan pembeli internasional. Pembeli dari China, Jepang, Singapura hingga Eropa memilih melakukan transaksi Timah melalui JFX meskipun tidak diwajibkan pemerintah untuk membeli melalui bursa Indonesia.

“Pembeli punya pilihan. Mereka tidak diwajibkan membeli melalui JFX, tetapi tetap datang dan bertransaksi di sini. Kalau pasar kita tidak efisien atau tidak dipercaya, tentu mereka bisa membeli di tempat lain. Ini menunjukkan pasar yang dibangun Indonesia sudah mendapat kepercayaan dari pelaku internasional,” ujar Kanca.

Kepercayaan tersebut turut membuat harga Timah JFX diperhatikan oleh pembeli internasional ketika melakukan transaksi. Pelaku pasar yang ingin membeli Timah Indonesia kini tidak hanya melihat harga London Metal Exchange (LME), tetapi juga harga yang terbentuk di JFX.

“Pada prinsipnya kita sudah menjadi salah satu price reference. Bobotnya mungkin belum sebesar bursa global lainnya, tetapi harga JFX sudah menjadi salah satu faktor yang diperhatikan ketika orang melakukan transaksi Timah. Itu menunjukkan bahwa pembentukan harga dari Indonesia sebenarnya sudah mulai berjalan,” kata Kanca.

Siap Mendukung dan Mewujudkan BMKS

Pengalaman JFX tidak terbatas pada Timah. Selama 27 tahun, JFX telah mengembangkan perdagangan berbagai komoditas, mulai dari Olein, Kopi, Kakao, Emas hingga Timah.

Pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa setiap komoditas memiliki karakteristik pasar, rantai pasok, serta kebutuhan penjual dan pembeli yang berbeda.

“Setiap komoditas punya karakteristik yang berbeda. Mekanisme yang berhasil untuk satu komoditas belum tentu bisa diterapkan dengan cara yang sama pada komoditas lainnya. Kita harus memahami apa yang dibutuhkan penjual dan pembeli, kemudian membangun mekanisme yang sesuai dengan karakter pasar tersebut,” kata Kanca.

Bagi JFX, pengalaman lintas komoditas tersebut menjadi modal untuk mendukung implementasi BMKS. Sistem, mekanisme, dan ekosistem yang sudah berjalan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sesuai arah pemerintah serta kebutuhan masing-masing komoditas strategis.

Dengan target BMKS mulai beroperasi pada 2027, Kanca menegaskan bahwa kesiapan JFX tidak perlu dimulai dari pembangunan sistem baru. Pengalaman mengoperasikan pasar, mempertemukan penjual dan pembeli, mengelola penyelesaian transaksi, serta membangun kepercayaan pelaku domestik dan internasional telah menjadi bagian dari operasional JFX.

“Kalau pemerintah menghendaki BMKS beroperasi pada 2027, kami sangat siap membantu mewujudkannya. Secara sistem, mekanisme, dan ekosistem, fondasinya sudah ada. Tinggal bagaimana pengalaman yang sudah kita miliki ini diperkuat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing komoditas,” tutup Kanca.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: BMKScobisnis.comJFX

Related Posts

Botok Ikut Rapat Paripurna DPR Saat Massa AMPB Berdemo

Botok Ikut Rapat Paripurna DPR Saat Massa AMPB Berdemo

by Hidayat Taufik
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, turut menghadiri Rapat Paripurna ke-3 DPR RI Masa...

IPPGA Group meluncurkan The Indonesia PPGA Playbook sebagai fondasi awal pengembangan profesi Public Policy & Government Affairs di Indonesia.

IPPGA Group Luncurkan Playbook Profesi PPGA di Indonesia

by Rizki Meirino
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia Public Policy & Government Affairs (IPPGA) Group resmi meluncurkan The Indonesia PPGA Playbook: Navigating Power, Policy,...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

KPK Ungkap Temuan Uang di Plafon Rumah Gatot di Malang

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang dalam mata uang dolar Singapura saat menggeledah rumah eks Kasubdit Penindakan...

Shin Tae-yong

Shin Tae-yong Puas dengan Perkembangan Persija di Thailand

by Desti Dwi Natasya
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengapresiasi perkembangan timnya setelah menjalani training camp di Thailand pada 10-23 Agustus...

Bencana NTT, Kemenkes Pastikan Warga Terisolasi Tetap Dapat Layanan Medis

Bencana NTT, Kemenkes Pastikan Warga Terisolasi Tetap Dapat Layanan Medis

by Hidayat Taufik
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan pelayanan medis tetap tersedia bagi warga yang berada di wilayah terdampak bencana di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

Kabut Asap Indonesia Masuk Malaysia 29 Wilayah Catat Udara Tak Sehat

August 25, 2026
Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

August 25, 2026
Apa Makna Al Baqarah Ayat 213 tentang Persatuan Manusia?

Apa Makna Al Baqarah Ayat 213 tentang Persatuan Manusia?

August 26, 2026
Botok Ikut Rapat Paripurna DPR Saat Massa AMPB Berdemo

Botok Ikut Rapat Paripurna DPR Saat Massa AMPB Berdemo

August 27, 2026
IPPGA Group meluncurkan The Indonesia PPGA Playbook sebagai fondasi awal pengembangan profesi Public Policy & Government Affairs di Indonesia.

IPPGA Group Luncurkan Playbook Profesi PPGA di Indonesia

August 27, 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

KPK Ungkap Temuan Uang di Plafon Rumah Gatot di Malang

August 27, 2026
Shin Tae-yong

Shin Tae-yong Puas dengan Perkembangan Persija di Thailand

August 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved