JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Iran menyampaikan peringatan tegas kepada negara-negara di Eropa agar tidak ikut terlibat dalam konflik yang sedang berlangsung. Teheran menegaskan, setiap langkah militer atau dukungan langsung terhadap pihak yang memusuhi Iran akan dianggap sebagai tindakan perang.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Teheran pada Selasa (3/3) waktu setempat. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa dalih “tindakan defensif” yang disampaikan sejumlah negara Eropa tidak dapat dibenarkan jika itu ditujukan untuk melemahkan kemampuan pertahanan Iran.
Menurut Baghaei, setiap upaya untuk membatasi atau menyerang fasilitas dan kapabilitas militer Iran akan dipandang sebagai keberpihakan terhadap agresor. Ia menegaskan bahwa Iran memiliki hak untuk membela diri dan akan merespons secara proporsional terhadap setiap ancaman yang muncul.
Peringatan ini muncul setelah beberapa negara Eropa menyatakan tengah mempertimbangkan langkah-langkah pengamanan tambahan menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk terkait kemampuan rudal Iran. Teheran menilai wacana tersebut berpotensi memperluas konflik dan memperkeruh situasi.
Pemerintah Iran juga mengingatkan bahwa keterlibatan pihak luar hanya akan meningkatkan risiko eskalasi yang lebih luas. Ketegangan yang terus meningkat dikhawatirkan dapat melampaui kawasan Timur Tengah dan berdampak pada stabilitas keamanan regional maupun internasional, termasuk di Eropa.













