JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui skuad The Three Lions akan menghadapi tekanan yang lebih besar saat bertemu Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Inggris melangkah ke delapan besar setelah menyingkirkan Meksiko dengan kemenangan 3-1 di Stadion Azteca. Sementara itu, Norwegia mencuri perhatian usai menumbangkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar.
Menjelang laga tersebut, Tuchel menilai Norwegia bukan lagi tim yang pantas dianggap sebagai kejutan. Menurutnya, kemenangan atas Brasil membuktikan kualitas tim asuhan Stale Solbakken.
“Banyak orang mengatakan Norwegia tampil di luar ekspektasi. Namun, mereka sendiri tahu betapa kuatnya tim yang mereka miliki. Mereka sudah membuktikannya dengan mengalahkan Brasil di panggung Piala Dunia,” ujar Tuchel seperti dikutip dari The Guardian.
Ia menambahkan, setelah hasil tersebut, tidak ada lagi istilah tim unggulan maupun nonunggulan karena setiap tim memiliki peluang yang sama untuk melaju.
Meski demikian, Tuchel mengakui ekspektasi publik terhadap Inggris jauh lebih besar. Status sebagai salah satu favorit juara membuat timnya dituntut meraih kemenangan atas Norwegia.
“Tekanan bagi Norwegia mungkin sedikit lebih ringan karena mereka sedang menikmati momentum. Namun, kami tidak melihat pertandingan dari sudut pandang itu,” katanya.
Pelatih asal Jerman tersebut juga menegaskan para pemain Inggris tidak terbebani oleh status favorit. Ia memastikan timnya tetap fokus menghadapi pertandingan tanpa memikirkan tekanan dari luar.
“Saya tidak melihat para pemain bermain dengan rasa takut. Siapa pun lawannya dan siapa pun yang dianggap memikul tekanan, itu tidak akan mengubah cara kami mempersiapkan diri untuk pertandingan,” tutup Tuchel.












