• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
October 8, 2026
in Lifestyle
0
Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

JAKARTA, Cobisnis.com — Kondisi kecemasan tidak hanya berkaitan dengan faktor psikologis. Asupan nutrisi juga menjadi salah satu hal yang mulai diteliti karena berpotensi berhubungan dengan kesehatan otak dan mental.

Salah satu nutrisi yang mendapat perhatian adalah kolin. Ahli diet terdaftar Lauren Manaker, MS, RDN, LD, CLEC, CPT, menyebut penelitian pada 2025 menemukan keterkaitan antara rendahnya kadar kolin di otak dan gangguan kecemasan.

Mengenal Peran Kolin bagi Tubuh

Kolin termasuk nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan sejumlah fungsi penting. Zat ini berperan dalam pembentukan sel, produksi DNA, serta menjaga sistem saraf tetap berfungsi.

“Nutrisi ini juga menjadi fondasi penting bagi asetilkolin, yaitu zat pembawa pesan di otak yang bertugas mengatur suasana hati, ingatan, dan kendali otot,” terang Manaker.

Meskipun tubuh mampu memproduksi sebagian kecil kolin melalui hati, kebutuhan sehari-hari tetap perlu diperoleh dari makanan.

Studi Temukan Kaitan Kolin dengan Kecemasan

Kemajuan teknologi pemeriksaan otak memungkinkan peneliti mengamati berbagai perubahan kimia yang terjadi pada orang dengan gangguan kecemasan.

Salah satu teknologi yang digunakan adalah proton magnetic resonance spectroscopy (1H-MRS). Metode tersebut dapat membantu mengukur komposisi kimia tertentu yang terdapat di dalam otak.

Sebuah analisis yang mencakup lebih dari 20 penelitian dalam jurnal Molecular Psychology menemukan perbedaan kadar senyawa kolin pada otak orang yang mengalami gangguan kecemasan.

Penelitian berjudul “Transdiagnostic reduction in cortical choline-containing compounds in anxiety disorders: a 1H-magnetic resonance spectroscopy meta-analysis” menunjukkan kadar senyawa kolin (tCho) cenderung lebih rendah pada beberapa bagian otak, termasuk korteks prefrontal.

Menurut Manaker, korteks prefrontal memiliki fungsi penting dalam membantu seseorang mengambil keputusan sekaligus mengendalikan respons terhadap rasa takut dan stres.

“Korteks prefrontal sendiri berfungsi layaknya pusat kendali otak yang membantu proses pengambilan keputusan serta mengatur respons terhadap rasa takut maupun stres,” jelas Manaker.

“Saat kadar kolin di area ini merosot tajam, bagian otak yang bertugas berpikir logis akan kesulitan menenangkan sinyal panik dari bagian otak yang cemas,” imbuhnya.

Peneliti menduga kondisi kecemasan yang berlangsung dalam jangka panjang dapat meningkatkan penggunaan kolin oleh otak. Nutrisi tersebut dibutuhkan untuk membantu pemeliharaan sel dan fungsi saraf.

Apabila kebutuhan kolin tidak tercukupi melalui asupan makanan, kondisi tersebut diduga dapat memengaruhi keseimbangan fungsi otak.

Kolin Tidak Menggantikan Terapi

Meski penelitian menemukan hubungan antara kadar kolin dan gangguan kecemasan, temuan tersebut belum membuktikan adanya hubungan sebab-akibat secara langsung.

Dengan demikian, belum dapat dipastikan apakah rendahnya kadar kolin memicu kecemasan atau kondisi kecemasan justru berperan dalam menurunkan kadar kolin.

Kolin tetap memiliki fungsi penting bagi tubuh, terutama dalam menunjang kerja otak, pembentukan sel, dan fungsi hati.

Namun, menambah asupan kolin tidak berarti seseorang dapat menghentikan pengobatan atau terapi yang sedang dijalani.

Kolin bukan pengganti obat, terapi, ataupun perawatan yang diberikan tenaga kesehatan mental profesional.

Makanan yang Bisa Menambah Asupan Kolin

National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat merekomendasikan konsumsi kolin sekitar 425 miligram setiap hari bagi perempuan dewasa sehat. Sementara kebutuhan laki-laki dewasa berada di kisaran 550 miligram per hari.

Kebutuhan tersebut dapat berubah dan meningkat selama masa kehamilan serta menyusui.

Telur termasuk makanan yang relatif mudah digunakan untuk memenuhi kebutuhan kolin. Satu telur berukuran besar mengandung sekitar 147 miligram kolin, terutama pada bagian kuningnya.

Selain telur, sejumlah makanan lain juga dapat menjadi sumber kolin.

“Kamu juga bisa rutin menyantap daging tanpa lemak seperti daging ayam maupun sapi. Mengonsumsi ikan berlemak seperti salmon, kod, atau nila juga disarankan karena ikan-ikan tersebut kaya akan asam lemak omega-3 yang bagus untuk perlindungan otak,” Manaker berujar.

Produk berbahan dasar susu juga dapat menjadi pilihan untuk menambah asupan nutrisi tersebut.

Bagi yang lebih banyak mengonsumsi makanan nabati, beberapa sumber kolin antara lain edamame, tahu, brokoli, kembang kol, kubis Brussel, kentang, kacang merah, dan kinoa.

Jumlah kolin dalam bahan pangan nabati umumnya lebih rendah dibandingkan sejumlah sumber hewani. Meski demikian, makanan tersebut tetap dapat melengkapi pola makan bergizi.

Suplemen kolin juga dapat menjadi pilihan apabila asupan dari makanan belum mencukupi. Namun, penggunaannya sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comKecemasankesehatan mentalKesehatan OtakkolinMakanan sehatNutrisipola makan

Related Posts

Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, berencana memanfaatkan pulau-pulau tak berpenghuni di...

FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Masa depan FIFA ASEAN Cup menjadi tanda tanya apabila Gianni Infantino tidak lagi menjabat sebagai Presiden FIFA....

Konsumsi dan Ekspor Meningkat, Stok Menurun

Konsumsi dan Ekspor Meningkat, Stok Menurun

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi CPO bulan Agustus 2026 mencapai 4.880 ribu ton, turun -0,50% dari bulan sebelumnya 4.904 ribu ton....

Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar forum strategis tahunan yang menjadi barometer arah kebijakan dan...

Duduk Terlalu Lama Ternyata Bisa Bikin Leher Nyeri

Duduk Terlalu Lama Ternyata Bisa Bikin Leher Nyeri

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Duduk terlalu lama menjadi bagian dari rutinitas banyak orang, khususnya mereka yang bekerja di depan komputer atau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Asuransi Jasindo memperkuat peran sebagai mitra pengelolaan risiko melalui peningkatan kapabilitas, mitigasi risiko, dan tata kelola perusahaan.

Asuransi Jasindo Perkuat Peran Mitra Pengelolaan Risiko

October 9, 2026
Bank Mandiri menghadirkan layanan emas terintegrasi di Livin’ by Mandiri, mulai dari tabungan, jual beli, cicilan, hingga penarikan emas fisik.

Bank Mandiri Integrasikan Layanan Emas di Livin’

October 9, 2026
Mulai Semester II 2027, Minuman Manis Berpotensi Masuk Skema Cukai Baru

Mulai Semester II 2027, Minuman Manis Berpotensi Masuk Skema Cukai Baru

October 9, 2026
Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

October 9, 2026
Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

October 9, 2026
FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

October 9, 2026
Pertamina Dorong B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Dorong B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

October 9, 2026
Kemendag Edukasi Pelaku DAMIU soal Kewajiban dan Larangan Usaha

Kemendag Edukasi Pelaku DAMIU soal Kewajiban dan Larangan Usaha

October 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved