• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Hanya Tidur 471 Menit Setiap Malam, Tapi Gaya Hidup Orang Jepang Sangat Sehat, Ini Alasannya

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
October 9, 2026
in Lifestyle
0
Masyakarat Jepang - pexels/Bor Jinson

Masyakarat Jepang - pexels/Bor Jinson

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebiasaan tidur yang sehat bergantung pada durasi, kualitas, dan keteraturan tidur. Sebagian besar orang dewasa membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur, meskipun jumlahnya bervariasi dari orang ke orang.

Tetapi, ada beberapa orang mungkin merasa cukup dengan tidur yang lebih sedikit, sementara yang lain membutuhkan lebih banyak waktu tidur untuk merasa segar dan tetap sehat.

Menurut data dari Perpustakaan Kedokteran Nasional juga menunjukkan bahwa durasi tidur yang dilaporkan bervariasi di berbagai negara, dengan orang Asia misalnya, Jepang, Indonesia, Malaysia, Filipina yang tidur, rata-rata, lebih sedikit daripada orang di negara lain.

Selain itu, menurut laporan dari calendar-uk.co.uk, sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa orang-orang di Jepang rata-rata tidur selama 471 menit per malam, setara dengan sekitar tujuh jam dan 51 menit. Waktu tidur rata-rata pada hari kerja sedikit lebih rendah.

Namun, walaupun tidur lebih sedikit, orang Jepang menjalani hidup yang lebih sehat.

Menurut Dr. Seema Dhir, Kepala Unit & Konsultan Senior Penyakit Dalam, Rumah Sakit Artemis, Gurugram, mengatakan, rata-rata penduduk Jepang tidur sekitar 6,5 jam, yang lebih sedikit daripada India dan sebagian besar negara, namun penduduknya hidup lebih lama dan lebih sehat.

Dr. Dhir pun memberikan beberapa alasannya yang dikutip dari Indiaexpress, Jumat (9/10/2026), yaitu:

1. Pola makan yang berpusat pada ikan dan makanan fermentasi:

Masakan Jepang terkenal dengan ikan yang kaya akan omega-3, serta produk kedelai seperti natto dan miso, rumput laut, dan teh hijau, yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan peradangan. Omega-3 dan triptofan dalam ikan dan kedelai meningkatkan melatonin, yang membantu meningkatkan kualitas tidur.

2. Aktivitas harian yang aktif

Sebagian besar warga Jepang berjalan kaki ke stasiun kereta dan menggunakan transportasi umum setiap hari, sehingga menempuh ribuan langkah tanpa berolahraga secara formal.

3. Tidur siang di tempat umum

Di Jepang, tidur siang singkat di kereta atau bahkan di tempat kerja untuk mengganti waktu tidur yang hilang dianggap hal yang wajar secara sosial.

4. Mandi ofuro setiap malam

Berendam dalam air hangat sebelum tidur merilekskan tubuh dan memperdalam tidur, sehingga beberapa jam tidur terasa lebih menyegarkan

Jadi, menurut Dr. Dhir bukan lamanya waktu tidur yang menentukan kesehatan seseorang.

“Seseorang yang jam tidurnya lebih sedikit tetapi merasa segar di pagi hari, menjaga jadwal dengan konsisten, dan sangat aktif di siang hari mungkin memiliki kesehatan tidur yang lebih baik daripada seseorang yang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur tetapi tidurnya terfragmentasi dan berkualitas buruk,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya gaya hidup, serta tidur, dan bagaimana kesehatan secara keseluruhan dapat dipengaruhi oleh pola makan, aktivitas fisik, stres, konsumsi alkohol, kondisi medis, dan rutinitas harian.

“Menghabiskan lima atau sembilan jam di tempat tidur, rasa kantuk terus-menerus di siang hari, kesulitan berkonsentrasi, mendengkur keras, sering terbangun, dan kebutuhan akan stimulan agar tetap waspada, semuanya bisa menjadi tanda bahwa kualitas tidur kamu perlu diperhatikan,” tambah Dr. Dhir.

Kualitas tidur sangat penting karena seseorang mungkin berbaring di tempat tidur selama delapan jam tetapi sering terbangun, tidur tidak nyenyak, dan memiliki masalah yang tidak diobati seperti apnea tidur.

Dalam kasus seperti itu, tubuh mungkin tidak mendapatkan cukup tidur yang sehat. Tidur yang berkualitas penting untuk daya ingat, kekebalan tubuh, metabolisme, suasana hati, tekanan darah, dan kesehatan jantung.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: gaya hidup orang jepanggaya hidup sehathidup sehat orang jepangorang Jepang

Related Posts

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

by Rizki Meirino
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau Inhealth menghadirkan Health & Wellness Festival sebagai puncak peringatan Hari Pelanggan...

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

by Rizki Meirino
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Herbalife Run 2026 kembali digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada Minggu, 27 September...

Naik Tangga Setiap Hari, Benarkah Bisa Tambah Panjang Umur?

Naik Tangga Setiap Hari, Benarkah Bisa Tambah Panjang Umur?

by Hidayat Taufik
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Naik tangga sering dianggap sebagai aktivitas sederhana dalam rutinitas sehari-hari. Namun, kebiasaan tersebut ternyata dapat memberikan manfaat...

Ingin Otak Tetap Sehat di Usia Tua? Lakukan 3 Kebiasaan Ini

Ingin Otak Tetap Sehat di Usia Tua? Lakukan 3 Kebiasaan Ini

by Hidayat Taufik
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Kesehatan otak perlu mendapat perhatian sejak seseorang memasuki usia paruh baya. Bertambahnya usia dapat diikuti perubahan kemampuan...

Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

by Hidayat Taufik
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan makan bersama ternyata tidak hanya berkaitan dengan aktivitas memenuhi kebutuhan makan. Momen tersebut juga dapat menjadi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Asuransi Jasindo memperkuat peran sebagai mitra pengelolaan risiko melalui peningkatan kapabilitas, mitigasi risiko, dan tata kelola perusahaan.

Asuransi Jasindo Perkuat Peran Mitra Pengelolaan Risiko

October 9, 2026
Bank Mandiri menghadirkan layanan emas terintegrasi di Livin’ by Mandiri, mulai dari tabungan, jual beli, cicilan, hingga penarikan emas fisik.

Bank Mandiri Integrasikan Layanan Emas di Livin’

October 9, 2026
Mulai Semester II 2027, Minuman Manis Berpotensi Masuk Skema Cukai Baru

Mulai Semester II 2027, Minuman Manis Berpotensi Masuk Skema Cukai Baru

October 9, 2026
Suahasil Soroti Wacana Kenaikan PTKP, Ada Dampak ke Penerimaan Negara

Suahasil Soroti Wacana Kenaikan PTKP, Ada Dampak ke Penerimaan Negara

October 9, 2026
Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

October 9, 2026
FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

October 9, 2026
Pertamina Dorong B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Dorong B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

October 9, 2026
Kemendag Edukasi Pelaku DAMIU soal Kewajiban dan Larangan Usaha

Kemendag Edukasi Pelaku DAMIU soal Kewajiban dan Larangan Usaha

October 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved