JAKARTA, Cobisnis.com – Doa sapu jagat dikenal sebagai salah satu doa yang paling sering diamalkan Nabi Muhammad SAW karena ringkas, padat, dan mencakup permohonan kebaikan dunia serta akhirat.
Doa ini dinukil dari Surah Al Baqarah ayat 201 dan menjadi bacaan favorit Rasulullah SAW yang dikenal tidak menyukai doa panjang yang memberatkan umatnya.
Dalam buku 165 Kebiasaan Nabi SAW karya Zulfidar Akaha, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menyukai doa yang singkat namun memiliki makna luas dan mendalam.
Sayyid Sabiq dalam Fiqh As Sunnah menjelaskan bahwa doa sapu jagat memiliki dasar kuat dari berbagai riwayat sahih yang diriwayatkan para sahabat.
Aisyah RA pernah berkata bahwa Nabi Muhammad SAW menyukai doa-doa yang ringkas dan meninggalkan doa yang bertele-tele, sebagai bentuk kemudahan bagi umatnya.
Istilah “sapu jagat” sendiri merupakan sebutan yang berkembang di kalangan masyarakat muslim Indonesia, merujuk pada makna doa yang mencakup seluruh aspek kehidupan.
Secara makna, doa sapu jagat berisi permohonan kebaikan di dunia dan akhirat, serta perlindungan dari azab neraka, sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya.
Kebaikan dunia yang dimaksud mencakup kesehatan, kelapangan rezeki, rumah yang nyaman, ilmu yang bermanfaat, hingga amal saleh yang terus mengalir.
Sementara kebaikan akhirat meliputi ampunan Allah SWT, kemudahan hisab, keselamatan di Padang Mahsyar, serta masuk ke dalam surga-Nya.
Doa ini juga menjadi pengingat bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar duniawi dan orientasi akhirat dalam kehidupan seorang muslim.
Karena sifatnya yang universal, doa sapu jagat dianjurkan untuk diamalkan kapan saja, baik dalam salat maupun di luar salat.













