JAKARTA, Cobisnis.com – Kapal feri M/V June Aster terbakar di dekat kawasan wisata populer di Provinsi Palawan, Filipina, pada Rabu (9/9/2026) malam.
Sedikitnya lima orang tewas dalam insiden tersebut, sementara puluhan penumpang dan awak kapal masih belum ditemukan.
“Berdasarkan data yang kami miliki saat ini tentang jumlah yang diselamatkan (42) dan korban jiwa, kami masih memiliki 87 orang yang belum ditemukan,” kata Kapten Penjaga Pantai Noemi Cayabyab, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (10/9/2026).
Kebakaran terjadi sekitar 2,2 kilometer atau 1,3 mil dari lepas pantai, sementara lima korban meninggal telah dievakuasi ke daratan.
Penjaga Pantai Filipina membagikan video yang memperlihatkan seluruh bagian kapal dilalap api saat operasi penanganan berlangsung.
Manifes M/V June Aster mencatat total 134 penumpang dan awak kapal, dengan 38 penumpang dan empat awak termasuk dalam 42 orang yang sebelumnya berhasil diselamatkan.
Beberapa jam kemudian, satu orang kembali ditemukan dalam keadaan selamat sehingga jumlah korban yang berhasil dievakuasi menjadi 43 orang, meski identitasnya belum dikonfirmasi.
“Untuk memperjelas, ini adalah data terkini dan dapat berubah karena operasi pencarian dan penyelamatan kami masih berlangsung,” ujar Cayabyab.
Ia mengatakan petugas masih mengalami kendala untuk memperoleh informasi dari para korban yang telah diselamatkan karena belum dapat berbicara langsung dengan mereka.
Tidak ada laporan mengenai warga negara asing yang berada di dalam kapal tersebut, sementara data MarineTraffic menunjukkan M/V June Aster sebelumnya berangkat dari Manila.
Insiden ini menambah catatan kecelakaan kapal feri di Filipina setelah pada Januari lalu kapal M/V Trisha Kerstin 3 yang membawa lebih dari 340 orang tenggelam di perairan selatan negara tersebut dan menewaskan sedikitnya 52 orang.
Pada 2023, kapal feri Lady Mary Joy 3 juga mengalami kebakaran di jalur yang hampir sama dan menyebabkan 31 orang meninggal dunia.












