JAKARTA, Cobisnis.com – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tercatat sebagai gunung api dengan frekuensi erupsi terbanyak di Indonesia sepanjang 2026.
Data tersebut berdasarkan catatan aktivitas vulkanik yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, melalui laman Magma Indonesia.
Gunung Ibu yang berada di Pulau Halmahera, Maluku Utara, menempati posisi kedua. Sementara itu, Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda juga masuk dalam daftar gunung api dengan jumlah erupsi terbanyak tahun ini.
Aktivitas erupsi masih berlangsung di sejumlah gunung tersebut. Semeru dan Gunung Ibu, misalnya, masih mengalami erupsi hingga Jumat (11/9) pagi.
Gunung Semeru
Berdasarkan data Magma Indonesia hingga pukul 10.19 WIB, Jumat (11/9), Gunung Semeru telah mencatat 1.831 kali letusan sepanjang 2026.
Khusus pada Jumat, Semeru telah mengalami empat kali erupsi sejak pergantian hari.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.26 WIB. Selanjutnya, aktivitas erupsi kembali tercatat pada pukul 04.27 WIB.
Namun, pada erupsi kedua tersebut visual letusan tidak terlihat dari pos pemantauan.
Sekitar 38 menit kemudian, Semeru kembali mengalami erupsi pada pukul 05.05 WIB. Petugas kembali tidak mengamati visual letusan.
Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 06.16 WIB. Pada aktivitas tersebut, visual letusan juga tidak teramati.
Gunung Ibu
Gunung Ibu berada di peringkat kedua dengan total 1.537 kali erupsi yang tercatat sepanjang 2026.
Mengacu laporan Magma Indonesia, Gunung Ibu kembali mengalami beberapa kali letusan setelah memasuki Jumat.
Erupsi pertama tercatat pada pukul 00.49 WIT. Saat itu, kolom abu teramati mencapai sekitar 400 meter di atas puncak gunung yang berada pada ketinggian 1.725 meter di atas permukaan laut.
Aktivitas erupsi kembali terjadi pada pukul 08.56 WIT. Selang dua menit kemudian, Gunung Ibu kembali meletus pada pukul 08.58 WIT.
Erupsi berikutnya tercatat masing-masing pada pukul 10.57 WIT dan 11.18 WIT.
Daftar Gunung dengan Erupsi Terbanyak
Data Magma Indonesia menunjukkan belum ada gunung api aktif di Indonesia yang berada pada Level IV atau Awas.
Sementara itu, terdapat lima gunung api yang berstatus Level III atau Siaga. Kelimanya yakni Semeru, Anak Krakatau, Lewotobi Laki-laki di Flores, Nusa Tenggara Timur, Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Selain itu, terdapat 22 gunung api berstatus Level II atau Waspada, termasuk Gunung Ibu.
Berikut jumlah letusan gunung api yang tercatat sepanjang 2026:
● Gunung Semeru: 1.831 letusan
● Gunung Ibu: 1.537 letusan
● Gunung Lewotobi Laki-laki: 859 letusan
● Gunung Dukono: 230 letusan
● Gunung Anak Krakatau: 131 letusan
● Gunung Ili Lewotolok: 116 letusan
● Gunung Marapi: 52 letusan
● Gunung Karangetang: 3 letusan
● Gunung Dempo: 3 letusan
● Gunung Sinabung: 2 letusan













