• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, May 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dolar AS Kehilangan Momentum, Yen Bangkit Setelah Sentuh Level Terendah

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 1, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dolar AS Kehilangan Momentum, Yen Bangkit Setelah Sentuh Level Terendah

JAKARTA, Cobisnis.com – Nilai tukar dolar AS melemah terhadap yen Jepang dan berpotensi mencatat penurunan mingguan terbesar sejak Februari 2026. Pergerakan ini terjadi setelah pasar mencium dugaan intervensi otoritas Jepang.

Pada perdagangan Jumat, 1 Mei 2026, dolar turun untuk hari kedua berturut turut terhadap yen. Kurs sempat jatuh dari 157,1 ke 155,49 yen sebelum kembali di kisaran 156,62 yen.

Dua sumber yang mengetahui kebijakan tersebut menyebut pemerintah Jepang membeli yen di pasar. Langkah itu dilakukan setelah yen sempat menyentuh 160,7 per dolar, level terlemah sejak Juli 2024.

Data Bank of Japan menunjukkan otoritas kemungkinan menggelontorkan hingga 5,48 triliun yen atau sekitar 35 miliar dollar AS. Nilai ini hampir setara intervensi besar pada Juli 2024.

Pejabat mata uang Jepang, Atsushi Mimura, juga menyoroti posisi spekulatif yang masih tinggi di pasar. Pernyataan itu dibaca investor sebagai sinyal pemerintah siap bertindak lagi.

Meski begitu, analis menilai efek intervensi belum tentu bertahan lama. Tanpa dukungan kenaikan suku bunga atau perubahan kebijakan, penguatan yen bisa cepat memudar.

Selama ini yen tertekan akibat selisih suku bunga Jepang dan Amerika Serikat yang masih lebar. Investor lebih tertarik memegang aset berbasis dollar AS dengan imbal hasil lebih tinggi.

Kenaikan harga minyak global akibat konflik Iran juga menambah tekanan pada yen. Jepang sebagai negara importir energi menghadapi biaya impor yang lebih mahal.

Secara mingguan, dolar turun sekitar 1,7 persen terhadap yen. Ini menjadi pelemahan mingguan terbesar sejak awal Februari.

Di sisi lain, euro dan pound sterling ikut menguat terhadap dolar AS. Pasar kini menanti arah kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia pada Juni mendatang.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
online free course
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: Bank Of JapanCobisnisDolar asForexHeadlinePasar globalPebisnismudaYen Jepang

Related Posts

Insiden Beruntun di Bandara Kuala Lumpur, Dua Warga Asing Terjatuh

Insiden Beruntun di Bandara Kuala Lumpur, Dua Warga Asing Terjatuh

by Desti Dwi Natasya
May 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua warga asing dilaporkan terjatuh di KLIA2, Sepang, Malaysia. Insiden ini terjadi dalam dua waktu berbeda di hari...

BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

Cushion YSL Banyak Dipalsukan, Ini Cara Membedakan Produk Asli dan Tiruan

by Desti Dwi Natasya
May 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Cushion dari Yves Saint Laurent atau YSL menjadi incaran banyak pecinta makeup. Produk ini dikenal dengan kualitas premium...

BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

by Desti Dwi Natasya
May 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung menurunkan tim khusus untuk menyelidiki kematian harimau sumatera di Kabupaten...

BKSDA Selidiki Kematian Harimau dan Gajah Sumatera di Mukomuko

Kemlu RI Pastikan ABK WNI Korban Pembajakan Somalia dalam Kondisi Baik

by Desti Dwi Natasya
May 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan empat anak buah kapal (ABK) WNI korban pembajakan kapal MT Honour 25...

Kurs Rupiah Tertekan, Analis Sebut Anggaran Negara Perlu Fokus ke Impor Minyak

Kurs Rupiah Tertekan, Analis Sebut Anggaran Negara Perlu Fokus ke Impor Minyak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rupiah masih berada dalam tekanan akibat sentimen global. Kenaikan harga minyak dunia dan suku bunga tinggi Amerika...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fenomena Flower Moon 2026: Ini Waktu Puncak dan Cara Terbaik Menyaksikannya

Fenomena Flower Moon 2026: Ini Waktu Puncak dan Cara Terbaik Menyaksikannya

May 1, 2026
Cedera Parah, Xavi Simons Dipastikan Absen Bela Tottenham

Kapan Idul Adha 2026? Ini Perkiraan dan Jadwal Liburnya

April 28, 2026
BNN Gelar Turnamen Padel Piala Bersinar 2026 di Jakarta, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

BNN Gelar Turnamen Padel Piala Bersinar 2026 di Jakarta, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

May 1, 2026
Pelaku Usaha Ungkap Penyebab Industri Kriya RI Sulit Saingi China-Vietnam

Pelaku Usaha Ungkap Penyebab Industri Kriya RI Sulit Saingi China-Vietnam

May 1, 2026
Puting Beliung dan Hujan Es Rusak Ratusan Rumah di Jatiasih Bekasi

Puting Beliung dan Hujan Es Rusak Ratusan Rumah di Jatiasih Bekasi

May 2, 2026
Ini Daftar Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Mei 2026

Ini Daftar Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Mei 2026

May 2, 2026
Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

May 2, 2026
Insiden Beruntun di Bandara Kuala Lumpur, Dua Warga Asing Terjatuh

Insiden Beruntun di Bandara Kuala Lumpur, Dua Warga Asing Terjatuh

May 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved