JAKARTA, Cobisnis.com – Sean “Diddy” Combs dilaporkan tetap menjalani gaya hidup mewah selama menjalani hukuman di penjara federal Fort Dix, New Jersey, dengan sejumlah narapidana lain disebut melakukan pekerjaan pribadi untuknya.
Laporan NBC News yang dikutip The Hollywood Reporter menyebut empat narapidana yang pernah berada di unit yang sama dengan Combs mengaku rapper tersebut membayar narapidana lain untuk memasak, membersihkan kamar, merapikan tempat tidur, mencuci pakaian, hingga memberikan pijat.
Para narapidana tersebut disebut menerima setoran ke rekening kantin sebagai imbalan atas pekerjaan yang mereka lakukan untuk Combs, termasuk menyiapkan makanan di luar menu penjara.
Combs juga dilaporkan memiliki akses ke telepon seluler dan tablet yang disebut telah dimodifikasi, serta alkohol dan obat antidepresan Remeron yang menurut sumber NBC beredar melalui pasar gelap di dalam penjara.
Laporan tersebut kemudian diikuti kabar bahwa Combs ditempatkan di sel isolasi setelah dugaan perlakuan khusus dan penggunaan barang terlarang di dalam penjara mencuat ke publik.
Biro Penjara AS tidak memberikan keterangan khusus mengenai kondisi Combs, tetapi menegaskan bahwa telepon seluler merupakan barang terlarang bagi narapidana dan pelanggaran aturan dapat dikenai sanksi.
Perwakilan Combs membantah gambaran tersebut dengan mengatakan bahwa rapper tersebut tetap menjalani hukumannya sesuai aturan sambil menunggu keputusan atas bandingnya.
Combs menjalani hukuman 50 bulan setelah pada Juli 2025 dinyatakan bersalah atas dua dakwaan terkait pemindahan orang untuk tujuan prostitusi, sementara ia dibebaskan dari dakwaan perdagangan seks dan konspirasi pemerasan.
Saat ini, Combs masih menjalani hukuman di Fort Dix dan tanggal pembebasannya diproyeksikan pada 21 Januari 2028.












