JAKARTA, Cobisnis.com – Pendakwah dan kreator konten Felix Siauw mengkritik candaan pejabat publik saat membahas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menilai persoalan yang berdampak pada kehidupan masyarakat seharusnya ditanggapi dengan serius, bukan dijadikan bahan humor.
Dalam kanal YouTube-nya melalui video bertajuk Bisa Ga Sih Pejabat Ga Sebodoh Ini Menanggapi Karhutla?, Felix menyoroti pernyataan seorang kepala daerah yang dinilainya tidak sensitif terhadap kondisi warga terdampak.
Felix menegaskan bahwa karhutla bukan persoalan sepele karena berkaitan dengan keselamatan dan kehidupan masyarakat. Ia menyampaikan kritik keras terhadap pejabat yang melontarkan candaan ketika warga menghadapi dampak bencana.
“Bayangin bercanda pada perkara nyawa manusia, bercanda dalam perkara banyak orang sudah mati,” ujar Felix, dikutip dari kanal YouTube Felix Siauw, Jumat (16/10/2026).
Menurut Felix, pernyataan pejabat dalam situasi krisis mencerminkan cara mereka memandang persoalan masyarakat. Ia menilai candaan yang tidak tepat dapat memperlihatkan minimnya empati terhadap orang-orang yang sedang mengalami kesulitan.
Felix juga mengkritik pernyataan yang membandingkan manfaat hutan dalam menghasilkan oksigen dengan dampak asap akibat kebakaran. Menurutnya, keberadaan hutan yang menghasilkan oksigen merupakan kondisi alami yang seharusnya dijaga, bukan dijadikan alasan untuk menanggapi persoalan karhutla secara ringan.
Dalam pembahasannya, Felix menyoroti pentingnya tanggung jawab pemerintah dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan. Ia juga mempertanyakan tindak lanjut atas berbagai data dan informasi mengenai kejadian karhutla yang disebutnya telah berulang selama bertahun-tahun.
Felix turut menyinggung pentingnya komunikasi pemerintah yang mampu menjembatani kepentingan penguasa dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi publik seharusnya membantu masyarakat memahami persoalan, bukan justru memicu kemarahan akibat pernyataan yang tidak tepat.
Ia juga menyampaikan bahwa pejabat yang belum memiliki informasi memadai sebaiknya tidak terburu-buru memberikan pernyataan. Dalam video tersebut, Felix mengatakan, “cara paling mudah kalau Anda enggak ngerti dengan sesuatu dan enggak mau nambah masalah, diam.”
Kritik Felix menyoroti pentingnya empati dan kehati-hatian pejabat saat berbicara di tengah bencana. Ketika masyarakat menghadapi dampak karhutla, komunikasi publik perlu disertai tanggung jawab dan perhatian terhadap kondisi warga.













