• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, March 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Dampak Perang Timur Tengah: Dunia Dipaksa Irit Energi, Harga Melonjak!

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
March 22, 2026
in News
0
Dampak Perang Timur Tengah: Dunia Dipaksa Irit Energi, Harga Melonjak!

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah menimbulkan gangguan serius terhadap pasokan energi dunia. Situasi ini membuat banyak negara menghadapi dilema besar: menanggung lonjakan harga energi atau mengurangi pemakaian.

Salah satu dampak utama dari konflik ini adalah terganggunya jalur distribusi energi penting seperti Selat Hormuz, yang selama ini menjadi rute bagi sekitar 20% suplai minyak dan gas global. Selain itu, serangan terhadap infrastruktur energi seperti kilang minyak dan fasilitas gas turut memperparah penurunan pasokan.

Akibatnya, harga energi mengalami kenaikan tajam hingga sekitar 50%. Harga minyak dunia bahkan melampaui US$110 per barel, sementara beberapa jenis minyak dari kawasan Timur Tengah hampir menyentuh US$164 per barel.

Badan Energi Internasional (IEA) menyebut kondisi ini sebagai salah satu krisis energi paling parah dalam sejarah, bahkan melampaui krisis minyak pada era 1970-an. Para analis menilai bahwa upaya penghematan saja tidak akan cukup menahan dampaknya, karena harga yang tinggi akan secara alami menekan konsumsi masyarakat.

Sejumlah negara telah mencoba meredam situasi dengan melepas cadangan minyak strategis dalam jumlah besar. Namun, langkah tersebut dinilai belum mampu menutup kekurangan pasokan jika konflik berlangsung dalam jangka panjang.

Sebagai respons, berbagai pemerintah mulai menerapkan kebijakan penghematan energi. Langkah-langkah yang diambil antara lain mengurangi penggunaan listrik dan bahan bakar, mendorong penggunaan transportasi umum, serta membatasi aktivitas industri yang boros energi.

Beberapa negara bahkan menerapkan kebijakan khusus. Thailand, misalnya, meminta aparatur sipil negara untuk mengurangi konsumsi energi, termasuk membatasi perjalanan dinas dan menggunakan tangga dibanding lift.

Bangladesh menutup kampus, sementara Sri Lanka menerapkan pembatasan bahan bakar. China menghentikan ekspor bahan bakar olahan, dan Inggris menyiapkan kebijakan darurat seperti penurunan batas kecepatan kendaraan untuk menghemat energi.

Selain sektor energi, dampak konflik ini juga merembet ke bidang lain. Distribusi pupuk yang terganggu menyebabkan harga naik hingga 30–40%, sehingga beberapa negara terpaksa menghentikan produksi. Jika kondisi ini berlanjut, hasil pertanian global bisa menurun dan memperburuk ketahanan pangan.

Tak hanya itu, rantai pasok berbagai komoditas penting seperti helium, obat-obatan, dan logistik juga ikut terdampak. Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya produksi dan harga barang bagi konsumen di seluruh dunia.

Tags: cobisnis.comdampakEnergi DuniagangguanIran Israel AmerikaKonflik Timur TengahLonjakan

Related Posts

Veda Ega Pratama Ukir Prestasi, Finis Ketiga di Moto3 Brazil

Veda Ega Pratama Ukir Prestasi, Finis Ketiga di Moto3 Brazil

by Hidayat Taufik
March 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian lewat penampilan apiknya di Moto3 Brasil yang merupakan...

Malaysia Putus Hubungan Dagang dengan AS, Ekspor Terancam!

Malaysia Putus Hubungan Dagang dengan AS, Ekspor Terancam!

by Hidayat Taufik
March 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kesepakatan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (ART) antara Malaysia dan Amerika Serikat resmi berakhir dan tidak lagi berlaku....

Libur Lebaran Makin Hemat! Tiket Whoosh Bisa Dipakai Dapat Promo di 20 Destinasi

Libur Lebaran Makin Hemat! Tiket Whoosh Bisa Dipakai Dapat Promo di 20 Destinasi

by Hidayat Taufik
March 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meluncurkan program Whoosh Value+ yang memberikan keuntungan tambahan bagi pengguna Whoosh...

Liverpool Loyo Usai Liga Champions, Kenapa Selalu Tumbang di Liga Inggris?

Liverpool Loyo Usai Liga Champions, Kenapa Selalu Tumbang di Liga Inggris?

by Hidayat Taufik
March 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Liverpool FC kembali menuai hasil mengecewakan di Premier League usai tampil gemilang di UEFA Champions League. Teranyar,...

Tugu Insurance Tebar Kebaikan Jelang Idulfitri 1447 H Lewat Aksi Sosial

Tugu Insurance Tebar Kebaikan Jelang Idulfitri 1447 H Lewat Aksi Sosial

by Dwi Natasya
March 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Tugu Insurance kembali menunjukkan kepeduliannya melalui berbagai program sosial yang menyasar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Jadwal Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran 2026, Ini Tanggal Lengkapnya

Jadwal Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran 2026, Ini Tanggal Lengkapnya

March 22, 2026
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Veda Ega Pratama Ukir Prestasi, Finis Ketiga di Moto3 Brazil

Veda Ega Pratama Ukir Prestasi, Finis Ketiga di Moto3 Brazil

March 22, 2026
Malaysia Putus Hubungan Dagang dengan AS, Ekspor Terancam!

Malaysia Putus Hubungan Dagang dengan AS, Ekspor Terancam!

March 22, 2026
Libur Lebaran Makin Hemat! Tiket Whoosh Bisa Dipakai Dapat Promo di 20 Destinasi

Libur Lebaran Makin Hemat! Tiket Whoosh Bisa Dipakai Dapat Promo di 20 Destinasi

March 22, 2026
Liverpool Loyo Usai Liga Champions, Kenapa Selalu Tumbang di Liga Inggris?

Liverpool Loyo Usai Liga Champions, Kenapa Selalu Tumbang di Liga Inggris?

March 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved