• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi Mulai Terasa, Harga Sembako Diprediksi Ikut Naik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi Mulai Terasa, Harga Sembako Diprediksi Ikut Naik

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi sejak 18 April mulai menekan biaya distribusi dan berpotensi mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar.

Penyesuaian ini terjadi pada Pertamax Turbo 98, Dexlite, dan Pertamina Dex yang mengalami lonjakan cukup tajam. Kebijakan tersebut mengikuti formula harga yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian ESDM.

Harga Pertamax Turbo 98 naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Dexlite ikut melonjak dari Rp14.200 ke Rp23.600 per liter, sementara Pertamina Dex naik ke Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500.

Di sisi lain, Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 masih bertahan di Rp12.300 dan Rp12.900 per liter. Stabilnya harga ini sedikit menahan tekanan, meski tidak sepenuhnya meredam dampak ke sektor lain.

Kenaikan BBM ini erat kaitannya dengan pergerakan harga minyak dunia yang masih fluktuatif. Faktor global tersebut menjadi acuan utama dalam penentuan harga jual BBM di dalam negeri.

Dampaknya mulai terasa pada sektor transportasi dan logistik yang mengalami kenaikan biaya operasional. Kondisi ini berpotensi diteruskan ke harga barang, termasuk kebutuhan pokok.

Pelaku usaha cenderung menyesuaikan harga untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Akibatnya, konsumen berisiko menghadapi kenaikan harga di tingkat pasar.

Tekanan ini juga bisa berdampak pada daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah. Efeknya tidak langsung, tetapi bergerak perlahan melalui rantai distribusi.

Jika tidak diantisipasi, kenaikan biaya ini dapat mendorong inflasi dalam waktu dekat. Stabilitas harga pangan menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan.

Peran pemerintah dalam menjaga distribusi dan mengendalikan harga menjadi kunci. Langkah cepat dibutuhkan agar dampak kenaikan BBM tidak meluas.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan harga energi selalu membawa efek berantai. Masyarakat kini menunggu sejauh mana dampaknya terhadap harga kebutuhan sehari-hari.

Tags: BbmCobisnisDistribusiEkonomiHeadlineInflasiPebisnismudaSembako

Related Posts

Pertamina Resmi Naikkan Harga LPG 12 Kg dan 5,5 Kg

Pertamina Resmi Naikkan Harga LPG 12 Kg dan 5,5 Kg

by Desti Dwi Natasya
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi. Kebijakan ini berlaku mulai 18...

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti potensi kebocoran BBM subsidi ke luar negeri akibat perbedaan harga yang cukup signifikan...

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan di Istana...

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

by Desti Dwi Natasya
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Huawei kembali menghadirkan inovasi di pasar ponsel lipat melalui Huawei Pura X Max. Perangkat ini menawarkan pendekatan...

Hana Bank Catat Laba Rp611 Miliar di 2025, Tumbuh 17,63 Persen

Hana Bank Catat Laba Rp611 Miliar di 2025, Tumbuh 17,63 Persen

by Dwi Natasya
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp611...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

April 21, 2026
Negara Arab Desak Iran Bayar Ganti Rugi Konflik Timur Tengah

Negara Arab Desak Iran Bayar Ganti Rugi Konflik Timur Tengah

April 22, 2026
Karier Tim Cook di Apple, Dari Operasional ke Nilai $4 Triliun

Karier Tim Cook di Apple, Dari Operasional ke Nilai $4 Triliun

April 22, 2026
Kasus Kue Mengecewakan Ungkap Jaringan Vendor Palsu di China

Kasus Kue Mengecewakan Ungkap Jaringan Vendor Palsu di China

April 22, 2026
Foto Artistik di Hormuz dan Qeshm Dapat Makna Baru Saat Perang Memanas

Foto Artistik di Hormuz dan Qeshm Dapat Makna Baru Saat Perang Memanas

April 22, 2026
BNI Kembalikan Dana Rp28,2 Miliar ke CU Paroki Aek Nabara

BNI Kembalikan Dana Rp28,2 Miliar ke CU Paroki Aek Nabara

April 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved