• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

BMKG: Musim Hujan 2026 Berakhir Bertahap, Kemarau Mulai April

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
January 28, 2026
in Nasional
0
BMKG: Musim Hujan 2026 Berakhir Bertahap, Kemarau Mulai April

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi iklim Indonesia akan kembali normal mulai April 2026. Fenomena La Nina lemah yang masih terjadi saat ini diperkirakan terus melemah dan tidak berkembang menjadi La Nina kuat.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa pemantauan La Nina dilakukan melalui indeks Nino 3.4 di Samudra Pasifik. Berdasarkan prakiraan iklim terbaru, La Nina diperkirakan melemah hingga Maret 2026.

“Setelah itu, mulai April sampai akhir tahun, kondisi iklim cenderung normal. Tidak ada El Nino maupun La Nina,” ujar Faisal usai rapat bersama Komisi V DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Rabu (28/1/2026).

BMKG menilai kondisi iklim netral tersebut berpotensi mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional. Sementara itu, proyeksi iklim untuk tahun berikutnya masih menunggu kajian lanjutan dari Kedeputian Klimatologi BMKG, termasuk kemungkinan munculnya El Nino pada 2027 yang dapat memperpanjang musim kemarau.

Untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, BMKG memprediksi musim hujan berakhir pada Februari hingga Maret 2026, kemudian musim kemarau dimulai April dan berlangsung hingga September. Musim hujan diperkirakan kembali datang pada Oktober.

Berbeda dengan wilayah selatan Indonesia, kawasan Aceh, Sumatera Utara, Riau, hingga Sumatera Barat memiliki karakteristik iklim ekuatorial. Wilayah ini mengalami dua kali musim hujan dan dua kali musim kemarau dalam setahun. Saat ini, wilayah tersebut mulai memasuki musim kemarau pertama, meski dengan kondisi yang tidak terlalu kering.

Meski demikian, BMKG mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap perlu diwaspadai. Hujan diperkirakan kembali turun pada Mei–Juni, sebelum wilayah tersebut memasuki periode kemarau berikutnya.

“Karakteristik iklim di wilayah dekat ekuator memang berbeda dengan wilayah selatan seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” tutup Faisal.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: April 2026Bmkgcobisnis.comFenomenakembalinormalTeuku Faisal Fathani

Related Posts

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mencengangkan sepanjang tahun 2025 terkait dugaan penyembunyian omzet...

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sari Yuliati resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Ia menggantikan Adies...

PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Patra Drilling Contractor (PDC) memaparkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus strategi bisnis 2026 dalam kegiatan...

PGN

PGN Salurkan Gas Perdana ke Pabrik Baterai Kendaraan Listrik CATIB di Karawang

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, melalui Sales and Operation Region II (SOR...

PHM

PHM Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2.000 bph

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatatkan pencapaian positif pada awal tahun 2026 ini melalui tambahan produksi minyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

January 20, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pemerintah Tawarkan ORI029, Targetkan Penghimpunan Dana Rp25 Triliun

January 27, 2026
PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

January 29, 2026
Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

January 29, 2026
PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

January 29, 2026
PGN

PGN Salurkan Gas Perdana ke Pabrik Baterai Kendaraan Listrik CATIB di Karawang

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved