JAKARTA, Cobisnis.com – Usaha kecil di Amerika Serikat mulai menghadapi tekanan besar akibat tarif impor, biaya energi, dan bunga tinggi. Banyak pemilik bisnis keluarga kini kesulitan mempertahankan usaha mereka tetap berjalan.
Salah satunya Shirley Modlin, pemilik perusahaan manufaktur kecil 3D Design and Manufacturing di Virginia. Modlin membangun bisnis tersebut bersama suaminya sejak 20 tahun lalu dari garasi rumah mereka.
Namun kini, ia takut perusahaannya tidak akan bertahan lebih lama. Menurut Modlin, harga komponen naik hingga 400 persen akibat kebijakan tarif terbaru.
Selain itu, pengiriman barang juga mengalami keterlambatan panjang. Ia mengaku pelanggan terus menekan perusahaan karena pesanan datang terlambat dan harga semakin mahal.
“Semua terlambat atau mahal. Pelanggan marah. Ini menghancurkan kami,” kata Modlin. Saat ini, perusahaan Modlin juga terlambat membayar vendor hingga 90 hari.













