JAKARTA, Cobisnis.com – Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan kelompok Houthi di wilayah selatan Mekkah pada Selasa (15/09/2026).
Drone tersebut berhasil dihentikan sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas kota suci Mekkah, sementara puing-puingnya dilaporkan jatuh di sebelah selatan kota.
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki al-Malki, mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.50 waktu setempat.
Al-Malki menyebut peristiwa itu sebagai upaya kedua Houthi untuk menargetkan Mekkah setelah sebelumnya terdapat peluncuran rudal balistik pada 2017.
“Keamanan Dua Masjid Suci dan para jemaah adalah garis merah,” kata Al-Malki, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (16/09/2026).
Ia menegaskan koalisi akan mengambil langkah pencegahan terhadap serangan serupa untuk menjaga keamanan kota suci dan para jemaah.
Insiden tersebut terjadi sehari setelah koalisi melaporkan 13 warga sipil terluka akibat serangkaian serangan rudal dan drone Houthi di Khamis Mushait, Abha, dan Taif.
Serangan-serangan itu juga dilaporkan menyebabkan kerusakan pada tujuh rumah dan dua kendaraan.
Arab Saudi sebelumnya mengeluarkan peringatan keamanan di sejumlah wilayah, termasuk Mekkah dan Jeddah, setelah meningkatnya serangan Houthi dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, pihak Houthi membantah bahwa kelompok tersebut menargetkan Mekkah atau situs-situs keagamaan dalam serangan terbaru.













