• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Tenggelam?

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
in Lifestyle
0
Tenggelam dapat membuat tubuh kekurangan oksigen dan merusak organ vital. Kenali tanda korban tenggelam, cara menolong, komplikasi, dan langkah pencegahannya.

Tenggelam dapat membuat tubuh kekurangan oksigen dan merusak organ vital. Kenali tanda korban tenggelam, cara menolong, komplikasi, dan langkah pencegahannya.

JAKARTA, Cobisnis.com – Berenang atau bermain air di kolam renang, pantai, sungai, maupun danau memang menyenangkan, tetapi aktivitas tersebut tetap memiliki risiko tenggelam.

Dikutip dari kanal YouTube IniKataDokter, Minggu (27/9/2026), tenggelam merupakan kondisi ketika saluran pernapasan terhambat oleh air atau cairan lain sehingga seseorang kesulitan bernapas.

Saat tenggelam, air dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kemampuan paru-paru mengambil oksigen untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

Kekurangan oksigen tersebut dapat mengganggu fungsi organ vital, termasuk otak dan jantung.

Dalam video tersebut dijelaskan, kekurangan oksigen ke otak selama sekitar 2 menit dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran, sedangkan pada 4 hingga 6 menit dapat terjadi kerusakan otak permanen.

Semakin lama tubuh kekurangan oksigen, risiko kondisi fatal juga semakin besar.

Tenggelam dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari kurangnya pengawasan orang tua, tidak bisa berenang, kelelahan, hingga kepanikan ketika berada di dalam air.

Kondisi air yang berbahaya seperti arus deras juga dapat meningkatkan risiko tenggelam, terutama ketika seseorang tidak memahami kondisi perairan.

Konsumsi alkohol atau obat-obatan sebelum berenang juga dapat mengganggu koordinasi dan meningkatkan risiko kecelakaan di air.

Selain itu, kondisi medis tertentu seperti serangan jantung atau epilepsi serta cedera akibat melompat ke air juga dapat menyebabkan seseorang tenggelam.

Korban tenggelam biasanya tidak selalu mampu berteriak meminta pertolongan karena mulut dan hidung dapat terisi air sehingga kesulitan bernapas.

Korban dapat terlihat menggerakkan tangan untuk meraih sesuatu dan berusaha mempertahankan posisi kepala agar tetap berada di atas permukaan air.

Jika tidak segera mendapat pertolongan, korban dapat kelelahan, kehilangan kesadaran, dan mengalami kekurangan oksigen.

Ketika melihat seseorang tenggelam, segera panggil bantuan medis, penjaga pantai, petugas kolam renang, atau orang lain yang memiliki kemampuan memberikan pertolongan.

Jika mampu dan situasinya aman, korban dapat dibantu keluar dari air, tetapi orang yang tidak memiliki kemampuan berenang atau bukan perenang kuat sebaiknya tidak masuk ke air untuk menyelamatkan korban.

Jika korban masih sadar dan meminta pertolongan, benda yang dapat mengapung seperti pelampung atau tali dapat dilemparkan agar korban dapat meraihnya.

Setelah korban berhasil dipindahkan ke daratan, kondisi kesadaran dan pernapasannya perlu segera diperiksa.

Jika korban tidak sadar dan tidak bernapas normal, diperlukan pertolongan medis segera dan resusitasi jantung paru atau CPR oleh orang yang terlatih.

Korban yang berhasil diselamatkan juga tetap dapat mengalami komplikasi akibat kekurangan oksigen, tergantung pada kondisi dan lamanya kejadian.

Komplikasi yang dapat terjadi antara lain edema paru, pneumonia, gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit, gagal jantung, stroke, kerusakan otak, hingga gangguan intelektual pada anak.

Pencegahan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko tenggelam.

Kemampuan berenang dasar perlu dikuasai, sementara anak-anak harus selalu diawasi ketika berada di sekitar air.

Penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung juga penting, terutama ketika berada di perairan dalam atau wilayah dengan arus kuat.

Hindari konsumsi alkohol atau obat-obatan yang dapat mengganggu koordinasi sebelum berenang dan pahami kondisi perairan, termasuk arus, kedalaman, serta suhu air.

Selain itu, hindari mengemudikan kendaraan melewati jalan yang sedang tergenang banjir karena kondisi tersebut juga dapat membahayakan keselamatan.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: cara menolong korban tenggelamkorban tenggelampertolongan tenggelamtenggelam

Related Posts

DVI Ungkap Identitas 20 Korban KM Virgo 8

DVI Ungkap Identitas 20 Korban KM Virgo 8

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah mengungkap identitas 20 korban meninggal dunia dalam insiden...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

September 28, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

September 29, 2026
PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

September 28, 2026
DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

September 29, 2026
Taemin SHINee

Visa Bermasalah, Taemin Tunda Tur Amerika

September 29, 2026
Bruno Fernandes tetap bersama Timnas Portugal meski mengalami cedera dan berpeluang kembali tampil saat menghadapi Denmark di UEFA Nations League.

Bruno Fernandes Bidik Comeback Lawan Denmark

September 29, 2026
MD Entertainment dan SBS menandatangani MOU kerja sama konten, termasuk menghadirkan program SBS dan mengembangkan remake berbahasa Indonesia.

MD Entertainment-SBS Garap Remake Konten Korea

September 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved