JAKARTA, Cobisnis.com – Anthropic membuka akses terbatas model AI terbarunya, Mythos, kepada sejumlah perusahaan teknologi besar untuk memperkuat pertahanan siber.
Perusahaan seperti Amazon, Apple, Microsoft, Google, dan Cisco masuk dalam daftar penerima akses awal.
Selain itu, JPMorgan Chase juga ikut menggunakan model tersebut untuk kebutuhan keamanan digital.
Anthropic menjelaskan Mythos belum siap dirilis ke publik. Perusahaan menilai model itu masih berisiko disalahgunakan oleh pelaku kejahatan siber.
Secara resmi, model ini bernama Claude Mythos Preview. Anthropic menilai kemampuan teknisnya terlalu kuat untuk dilepas tanpa perlindungan tambahan.
Menurut Anthropic, Mythos dapat membantu menemukan celah perangkat lunak dengan kecepatan tinggi. Model itu juga mampu menguji metode peretasan pada sistem digital perusahaan.
Namun, kemampuan tersebut memicu kekhawatiran baru. Satu agen AI dinilai bisa bekerja lebih cepat dibanding ratusan peretas manusia.
Kepala tim pertahanan model Anthropic, Logan Graham, mengatakan perusahaan belum nyaman membuka akses umum. Ia menilai perlindungan tambahan masih harus dibangun.













