• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Angka Kemiskinan Turun, Tapi Rakyat Benar-Benar Sejahtera?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
February 17, 2026
in Nasional
0
Angka Kemiskinan Turun, Tapi Rakyat Benar-Benar Sejahtera?

JAKARTA, Cobisnis.com – Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2025 mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia menyusut menjadi 23,36 juta orang, atau berkurang sekitar 490 ribu jiwa dibandingkan Maret 2025. Secara persentase, tingkat kemiskinan nasional berada di angka 8,25 persen, turun 0,22 basis poin.

Dari sisi wilayah, tingkat kemiskinan masih lebih dominan di kawasan perdesaan dengan persentase 10,72 persen, sedangkan wilayah perkotaan berada di angka 6,60 persen. Secara visual, tren ini tampak positif dan kerap dimaknai sebagai hasil keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial yang dijalankan pemerintah.

Namun, pembacaan yang lebih kritis terhadap data tersebut menimbulkan pertanyaan mendasar: apakah penurunan ini benar-benar mencerminkan perbaikan nyata dalam kehidupan masyarakat, atau hanya pergeseran angka dalam statistik. Metode pengukuran kemiskinan nasional yang berbasis garis pengeluaran minimum dinilai belum mampu menggambarkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Jika dibandingkan dengan standar global, gambaran yang muncul menjadi berbeda. World Bank dalam laporan Macro Poverty Outlook April 2025 mencatat lebih dari 60 persen penduduk Indonesia masih tergolong miskin berdasarkan standar internasional bagi negara berpendapatan menengah atas. Hal ini menunjukkan bahwa kemiskinan sangat dipengaruhi oleh definisi, indikator, dan pendekatan pengukuran yang digunakan.

Di lapangan, tidak sedikit keluarga yang secara statistik telah keluar dari garis kemiskinan, tetapi masih hidup dalam kondisi rentan secara ekonomi dan sosial. Keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang layak, lingkungan tempat tinggal yang aman, serta peluang mobilitas sosial antargenerasi masih menjadi persoalan nyata yang belum sepenuhnya terjawab oleh pendekatan berbasis angka.

Kemiskinan pada hakikatnya bukan hanya persoalan pendapatan, melainkan persoalan multidimensi yang mencakup kualitas hidup, jaminan sosial, akses layanan publik, dan peluang masa depan. Ketika pengukuran hanya bertumpu pada batas minimum pengeluaran, maka risiko munculnya “kemiskinan tersembunyi” menjadi semakin besar.

Oleh karena itu, penurunan angka kemiskinan perlu dibaca secara kritis. Keberhasilan statistik memang penting, tetapi tidak cukup. Tantangan utama adalah memastikan bahwa perbaikan data benar-benar sejalan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat secara nyata, adil, dan berkelanjutan.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: angka kemiskinanBPScobisnis.comKebijakan ekonomimenyusutpersentase

Related Posts

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Panduan Lengkap Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh dan Harian Sesuai Pendapat Ulama

by Desti Dwi Natasya
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang Ramadan, banyak umat Muslim kembali mencari tahu tentang tata cara membaca niat puasa. Salah satu hal...

Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

by Desti Dwi Natasya
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026....

Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

by Hidayat Taufik
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Kamis (19/2/2026) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) secara resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada...

Gaza Dibombardir Senjata Pemusnah, MUI Kecam Israel dan Kritik Board of Peace

Gaza Dibombardir Senjata Pemusnah, MUI Kecam Israel dan Kritik Board of Peace

by Hidayat Taufik
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan militer kembali dilancarkan Israel ke wilayah Gaza, Palestina, dengan menggunakan senjata termal dan bom vakum. Laporan...

Jordan Stolz Jadi Penyelamat Team USA Di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina

Jordan Stolz Jadi Penyelamat Team USA Di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina

by Zahra Zahwa
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sensasi speed skating Amerika Serikat, Jordan Stolz, menunjukkan bagaimana cara menghadapi tekanan besar untuk menjadi penyelamat Team...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Bripka Alexander Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan Anak Usia 13 Tahun di Lubuklinggau

Bripka Alexander Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan Anak Usia 13 Tahun di Lubuklinggau

January 20, 2024
Ada Promo Tiket Pesawat Murah di Ulang Tahun ke-75 Garuda Indonesia

Ada Promo Tiket Pesawat Murah di Ulang Tahun ke-75 Garuda Indonesia

January 20, 2024
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Panduan Lengkap Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh dan Harian Sesuai Pendapat Ulama

February 17, 2026
Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

February 17, 2026
Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

February 17, 2026
Pengamatan Hilal di Jakarta

Pengamatan Hilal di Jakarta

February 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved