• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Anak Habiskan 5-7 Jam di Depan Layar, Orang Tua Wajib Waspada

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 10, 2026
in Lifestyle
0
Anak Habiskan 5-7 Jam di Depan Layar, Orang Tua Wajib Waspada

JAKARTA, Cobisnis.com – Durasi penggunaan perangkat digital oleh anak-anak di Indonesia menjadi perhatian pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat waktu yang dihabiskan anak di depan layar kini berada di kisaran 5 hingga 7 jam dalam sehari.

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Pemuda dan Startup, Alfreno Kautsar Ramadhan, menilai tingginya paparan perangkat digital menjadi salah satu tantangan dalam upaya menciptakan lingkungan internet yang lebih aman bagi anak.

Ia menjelaskan, perlindungan anak tidak cukup hanya dengan membatasi akses ke sejumlah platform. Kebiasaan bermain gim online dalam waktu lama juga perlu diawasi karena berpotensi berkembang menjadi perilaku adiktif.

Sebagai langkah perlindungan, pemerintah telah memiliki Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas. Regulasi tersebut menjadi dasar dalam mengatur penyelenggaraan sistem elektronik sekaligus memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Sejumlah pembatasan akses terhadap platform yang dinilai memiliki risiko bagi anak mulai diterapkan pada 28 Maret 2026. Aturan tersebut ditujukan kepada pengguna berusia di bawah 16 tahun.

Namun, persoalan tidak berhenti pada akses terhadap platform. Anak yang sudah mengalami ketergantungan terhadap gim atau aktivitas digital tetap membutuhkan pendampingan agar dapat mengurangi kebiasaan tersebut.

Komdigi kemudian menghadirkan Digital Addiction Response Assistance (DARA), sebuah layanan yang ditujukan untuk membantu anak dan keluarga menghadapi persoalan kecanduan gim serta penggunaan teknologi secara berlebihan.

Layanan yang diluncurkan pada Februari 2026 itu menyediakan konsultasi secara aman dan privat. Anak maupun orang tua dapat memperoleh informasi mengenai gejala adiksi, mengikuti asesmen, hingga memperoleh arahan penanganan dan rujukan jika diperlukan.

Peran orang tua juga dinilai sangat penting dalam mengenali perubahan perilaku anak. Anak yang menjadi lebih mudah marah, enggan bersosialisasi, atau mulai menjauh dari lingkungan sekitar perlu mendapat perhatian lebih.

Masalah penggunaan layar berlebihan juga tidak hanya berkaitan dengan perilaku. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya potensi dampak terhadap kesehatan fisik, terutama jika screen time tidak diimbangi dengan aktivitas dan istirahat yang cukup.

Riset Universitas Airlangga yang melibatkan 113 remaja di Surabaya dan Sidoarjo menemukan adanya keterkaitan antara tingginya durasi screen time dengan sejumlah indikator gangguan metabolik.

Remaja dengan waktu penggunaan layar yang tinggi memiliki risiko lebih besar mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Kondisi tersebut juga dikaitkan dengan resistensi insulin serta sindrom metabolik.

Durasi menatap layar yang panjang juga berpotensi mengurangi waktu tidur. Paparan cahaya dari perangkat elektronik pada malam hari dapat memengaruhi produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur siklus tidur.

Ketika waktu istirahat berkurang, keseimbangan metabolisme tubuh juga dapat terganggu. Selain itu, kebiasaan berlama-lama menggunakan gawai membuat anak memiliki lebih sedikit waktu untuk bergerak dan melakukan aktivitas fisik.

Kurangnya aktivitas fisik yang disertai pola makan kurang sehat dan waktu tidur yang terbatas dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak serta gangguan dalam mengontrol kadar gula darah.

Karena itu, orang tua perlu membuat batasan penggunaan perangkat digital yang sesuai dengan kebutuhan anak. Pengaturan waktu layar sebaiknya dibarengi dengan kegiatan fisik, tidur yang cukup, dan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung.

Pemahaman mengenai pola asuh di era digital juga penting agar teknologi tetap memberikan manfaat bagi anak tanpa mengganggu kesehatan, proses belajar, maupun kehidupan sosial mereka.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Bahaya screen timecobisnis.comKecanduan gadget anakKesehatan anakKomdigiPenggunaan HP anakScreen time anak

Related Posts

Romelu Lukaku

Chelsea Berpeluang Dapat Rezeki dari Transfer Romelu Lukaku

by Desti Dwi Natasya
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Chelsea berpeluang mendapat pemasukan tambahan dari transfer Romelu Lukaku yang kini dikabarkan semakin dekat meninggalkan Napoli untuk...

Super League 2026/27 Resmi Bergulir 4 September, Persita Hadapi PSIM

Super League 2026/27 Resmi Bergulir 4 September, Persita Hadapi PSIM

by Hidayat Taufik
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jadwal kompetisi Super League musim 2026/2027 resmi diumumkan oleh operator I-League. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia...

Galaxy Tab S12 dan S12 Ultra

Galaxy Tab S12 dan S12 Ultra Muncul di Render, Ini Bocoran Spesifikasinya

by Desti Dwi Natasya
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan generasi terbaru tablet flagship melalui Galaxy Tab S12 Series yang mulai muncul dalam...

konstelasi satelit IRIS Uni Eropa

Uni Eropa Finalisasi IRIS, Konstelasi 348 Satelit Mulai Diluncurkan 2029

by Desti Dwi Natasya
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Uni Eropa resmi memfinalisasi rencana pembangunan IRIS², layanan broadband satelit berdaulat yang dirancang untuk memperkuat konektivitas, keamanan,...

IRGC Tegas Tutup Selat Hormuz hingga AS Penuhi Semua Syarat Iran

IRGC Tegas Tutup Selat Hormuz hingga AS Penuhi Semua Syarat Iran

by Hidayat Taufik
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Garda Revolusi Iran (IRGC) memastikan Selat Hormuz belum akan kembali dibuka sebelum sejumlah tuntutan Teheran dipenuhi oleh...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mulai 2027 Rumah Kontrakan Masuk Sasaran Pajak Pemerintah

Mulai 2027 Rumah Kontrakan Masuk Sasaran Pajak Pemerintah

August 9, 2026
Menpar:  Sektor Pariwisata Semester I 2026 Tumbuh Positif

Menpar: Sektor Pariwisata Semester I 2026 Tumbuh Positif

August 9, 2026
Bayang-Bayang Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia: Ujian Berat Kepastian Hukum dan Minat Investasi Asing

Bayang-Bayang Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia: Ujian Berat Kepastian Hukum dan Minat Investasi Asing

August 9, 2026
INSA Yacht Festival 2026, Perkuat Posisi Indonesia jadi Wisata Bahari Kelas Dunia

INSA Yacht Festival 2026, Perkuat Posisi Indonesia jadi Wisata Bahari Kelas Dunia

August 9, 2026
Romelu Lukaku

Chelsea Berpeluang Dapat Rezeki dari Transfer Romelu Lukaku

August 10, 2026
Super League 2026/27 Resmi Bergulir 4 September, Persita Hadapi PSIM

Super League 2026/27 Resmi Bergulir 4 September, Persita Hadapi PSIM

August 10, 2026
Galaxy Tab S12 dan S12 Ultra

Galaxy Tab S12 dan S12 Ultra Muncul di Render, Ini Bocoran Spesifikasinya

August 10, 2026
konstelasi satelit IRIS Uni Eropa

Uni Eropa Finalisasi IRIS, Konstelasi 348 Satelit Mulai Diluncurkan 2029

August 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved