JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot 13 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian karena dinilai tidak disiplin dan terlibat judi online.
Amran menegaskan pencopotan tersebut dilakukan sebagai bentuk ketegasan terhadap pejabat yang terbukti melakukan pelanggaran. Ia memastikan posisi 13 pejabat tersebut akan diganti secara permanen.
“Pejabat 13 orang kami copot karena tidak disiplin, ikut judi online, kami copot semua,” ujar Amran Sulaiman, dikutip dari beberapa sumber, Jumat (04/09/2026).
Amran juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pejabat yang terlibat judi online. Keputusan pencopotan disebut menjadi bagian dari langkah penegakan disiplin di lingkungan Kementan.
Menurut Amran, seluruh pejabat yang dicopot akan digantikan dengan pejabat baru. Penggantian tersebut bersifat permanen dan tidak sekadar pergantian sementara.
“13 dicopot, ganti permanen, titik,” tegas Amran.
Kebijakan tersebut menunjukkan sikap Kementan terhadap aktivitas judi online di lingkungan kementerian. Pejabat yang terlibat tidak hanya menghadapi proses pemeriksaan, tetapi juga kehilangan jabatannya.
Pencopotan pejabat juga menjadi bagian dari upaya menjaga kedisiplinan aparatur di lingkungan pemerintahan. Amran menempatkan persoalan judi online sebagai pelanggaran yang harus ditindak.
Langkah ini dilakukan ketika pemerintah tengah meningkatkan perhatian terhadap dampak judi online. Aktivitas tersebut dinilai dapat menimbulkan persoalan ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Dengan pencopotan 13 pejabat tersebut, Amran menegaskan posisi Kementan untuk memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang melanggar aturan. Penggantian permanen akan dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan.













