JAKARTA, Cobisnis.com – Penyelenggara Roland Garros akan menjatuhkan denda besar kepada petenis Paraguay, Adolfo Daniel Vallejo. Sanksi itu muncul setelah Vallejo melontarkan komentar seksis tentang wasit kursi perempuan usai kekalahannya di babak kedua.
Vallejo kalah dari petenis tuan rumah, Moise Kouame, dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga set kelima. Namun, setelah laga berakhir, Vallejo memicu kontroversi lewat pernyataannya kepada media.
Ia mengatakan pertandingan seperti itu seharusnya dipimpin oleh wasit pria. Selain itu, Vallejo berpendapat suasana penonton yang intens membutuhkan sosok pria untuk mengendalikan pertandingan.
Menurutnya, tekanan dari penonton tuan rumah membuat tugas wasit menjadi lebih berat. Meski begitu, pernyataan tersebut langsung mendapat kecaman dari penyelenggara Roland Garros.
Dalam pernyataan resmi, panitia menyebut komentar Vallejo tidak dapat diterima. Mereka menegaskan kemampuan seorang wasit tidak ditentukan oleh gender.












