JAKARTA, Cobisnis.com – Kita semua tahu tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kulit kita menua di awali dengan timbul noda hitam, kerutan dan kulit yang kering.
Jika kamu kurang melindungi diri dari sinar matahari selama bertahun-tahun, kamu juga mungkin mengalami hiperpigmentasi. Tetapi apa saja tanda-tanda bahwa kulit sehat yang sebenarnya?
Dilansir huffpost, Selasa (02/09/2026), penuaan dapat terlihat sangat berbeda dari orang ke orang, dan ada beberapa tanda yang terlihat jelas bahwa seseorang telah merawat tubuhnya dengan baik sepanjang hidup.
Dokter kulit Dr. Hadley King mengatakan bahwa faktor gaya hidup seperti jadwal tidur, rutinitas olahraga, dan stres juga akan berkontribusi pada bagaimana kulit seseorang akan menua.
Berikut lima tanda bahwa kulit kamu sebenarnya menua dengan baik. Yuk, disimak!
1. Kulit sembuh dengan cepat dari luka
Menurut dokter kulit Dr. Lauren Moy, ketika kulit luka, seberapa cepat kamu sembuh dapat dengan mudah menunjukkan kesehatan kulit dan bagaimana penuaannya.
“Jika kulit kamu sembuh dari luka terbuka dalam waktu sekitar seminggu, berarti diet atau makanan yang kamu konsumsi memiliki cukup protein untuk membantu penyembuhan luka, atau memang kamu memiliki sistem kekebalan tubuh yang sehat atau mungkin gen yang baik,” terangnya.
Sementara, menurut National Library of Medicine, jika seseorang mengalami luka yang lebih serius, luka tersebut seharusnya sembuh dalam waktu empat hingga enam minggu.
Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan terkait penyembuhan kulit dari cedera, terutama seiring bertambahnya usia. Dua faktor penting adalah kelembapan dan nutrisi kulit.
Wound Care Inc melaporkan bahwa kelembapan sangat penting untuk penyembuhan luka. Kulit kering akan lebih berisiko mengalami lesi kulit, infeksi, dan penebalan yang semuanya akan menghambat laju penyembuhan luka.
2. Tekstur kulit yang halus
Kalau kulit kamu terasa halus hampir sepanjang waktu, kamu dapat berasumsi bahwa kulit menua dengan baik. Ini kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya kerusakan akibat sinar matahari, serta kulit yang terhidrasi.
Kamu mungkin juga sudah memiliki rutinitas perawatan kulit yang tepat. Ketika kulit terlihat dan terasa selalu terhidrasi dengan baik dan tidak kering atau gatal, ini berarti kamu telah melakukan pekerjaan yang baik dalam melembapkan kulit setelah mandi atau mencuci muka.
Sementara, mereka yang memiliki kulit kering dan mengalami bercak bersisik kekurangan hidrasi, yang mencegah kulit terasa halus.
“Ketika kulit kamu tidak terhidrasi, asam hialuronat alami, glikosaminoglikan, dan elemen lain dari matriks ekstraseluler dapat berkurang seiring bertambahnya usia, membuat kulit kurang terhidrasi dan kenyal,” jelas Dr. King.
3. Memiliki wajah yang bervolume
Jika wajah kamu mempertahankan volume atau lemak wajah seiring bertambahnya usia, itu adalah pertanda yang sangat baik.
Dr. King mengatakan bahwa faktor-faktor yang sebagian besar memengaruhi volume wajah adalah paparan sinar matahari dan faktor penuaan ekstrinsik lainnya, yang dapat mempercepat hilangnya serat elastin sehat di kulit kita, sehingga meningkatkan kekenduran dan mengurangi elastisitas.
“Struktur kolagen pada kulit kita memberikan kekuatan dan kekuatan pada kulit. Jadi, ketika volume wajah kamu dalam kondisi baik, kamu dapat memastikan bahwa kulit memiliki kolagen dan elastisitas yang sehat. Komponen-komponen ini berkontribusi pada penampilan kulit yang awet muda dan penuaan yang lebih lambat,” tambah Dr. King.
4. Mengalami sedikit perubahan warna
Moy mengatakan jika kamu memiliki sedikit bintik-bintik berwarna cokelat muda di wajah, ini berarti bahwa sepanjang hidup kamu tidak terlalu terpapar sinar matahari, dan kamu telah melindungi kulit dengan baik.
“Perilaku bijak dalam melindungi diri dari sinar matahari setiap hari adalah salah satu hal terpenting yang dapat kita lakukan untuk membantu kulit kita menua dengan baik,” sambung Dr. King.
Jadi, jika kamu tidak menggunakan perlindungan matahari atau sunscreen saat berada di luar ruangan, kaku lebih berisiko mengalami warna kulit yang tidak merata dan perubahan warna.
“Sebagian besar kerusakan akibat sinar matahari yang menumpuk di kulit kita adalah hasil dari paparan sinar matahari insidental setiap hari,” tambahnya.
Selain paparan sinar matahari, penyebab lain dari perubahan warna kulit adalah cahaya biru dari layar ponsel, TV, dan perangkat lainnya.
“Kita menghabiskan banyak waktu di depan layar akhir-akhir ini, dan kita telah mengetahui bahwa cahaya biru tidak hanya dapat memengaruhi tidur dan membahayakan mata kita, tetapi juga dapat menyebabkan perubahan warna dan penuaan kulit,” jelas Dr. King.
5. Tidak merokok
“Merokok meningkatkan garis-garis halus dan kerutan serta menyebabkan kulit lebih kering dan banyak komplikasi lain yang lebih dalam dari permukaan kulit,” jelas Dr. Moy.
Merokok juga dapat menyebabkan efek jangka panjang seperti pigmentasi kulit yang tidak merata, hilangnya elastisitas, dan kerutan wajah yang dalam. Beberapa efek jangka pendek dari merokok dapat meliputi penguningan jari dan kuku serta perubahan warna gigi, yang juga dapat membuat Anda terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.
Menurut American Osteopathic College of Dermatology mengatakan kulit perokok berat berusia 40 tahun umumnya menyerupai kulit bukan perokok berusia 70 tahun.











