JAKARTA, Cobisnis.com – Pergelaran IBL GoPay 2026 telah berakhir dan sejumlah klub langsung melakukan evaluasi besar menjelang musim berikutnya. Salah satu langkah yang diambil adalah mengganti pelatih kepala sebagai bagian dari upaya meningkatkan performa tim.
Rajawali Medan menjadi tim pertama yang berpisah dengan Efri Meldi setelah gagal memenuhi target lolos ke babak playoff. Meski mampu memperbaiki catatan kemenangan dibanding musim sebelumnya, manajemen memutuskan untuk mengakhiri kerja sama pada 18 Mei 2026.
Hangtuah Jakarta kemudian mengikuti langkah serupa dengan melepas Wahyu Widayat Jati pada 11 Juni 2026. Pelatih yang akrab disapa Coach Cacing itu sebenarnya sukses membawa tim lolos ke playoff dalam dua musim beruntun, tetapi selalu terhenti di putaran pertama akibat persoalan cedera pemain.
Satria Muda Pertamina Bandung juga memutuskan tidak memperpanjang kontrak Djordje Jovicic mulai 1 Juli 2026. Keputusan tersebut diambil setelah tim gagal mencapai babak final dalam dua musim terakhir meski diperkuat skuad bertabur bintang.
RANS Simba Bogor menjadi klub berikutnya yang melakukan perubahan di kursi pelatih. Tim tersebut bahkan tercatat melakukan tiga kali pergantian pelatih dalam satu musim sebelum akhirnya melepas Antonius Joko Endratmo setelah kompetisi berakhir.
Pergantian pelatih menunjukkan setiap klub memiliki evaluasi berbeda terhadap pencapaian sepanjang musim 2026. Faktor seperti target yang tidak tercapai, performa tim, hingga persoalan cedera pemain menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.
Masa offseason pun diperkirakan akan diwarnai perubahan tidak hanya di jajaran pelatih, tetapi juga komposisi pemain. Sejumlah klub diyakini tengah menyusun strategi baru demi tampil lebih kompetitif pada musim IBL berikutnya.
Perombakan yang dilakukan empat tim tersebut menjadi sinyal bahwa persaingan IBL musim depan akan semakin ketat. Para penggemar kini menantikan siapa sosok pelatih baru yang akan dipercaya memimpin Rajawali Medan, Hangtuah Jakarta, Satria Muda Pertamina Bandung, dan RANS Simba Bogor.












