JAKARTA, Cobisnis.com – Teh bisa menjadi minuman sehat jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Sebab teh memiliko kandungan antioksidan dan senyawa lain yang dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Namun, cara dan waktu kamu minum teh dapat membuat perbedaan yang signifikan. Kebiasaan umum tertentu dapat mengurangi manfaatnya atau menyebabkan ketidaknyamanan pada sebagian orang.
Untuk memahami kapan dan bagaimana kamu minum teh dapat membantu memastikan bahwa kebiasaan tersebut berpotensi sehat atau malah merugikan kesehatan kamu, adapaun kesalahan umum yang sering dilakukan orang saat minum teh yang dapat mengurangi manfaatnya.
Menurut Dr. NK Soni, Konsultan Senior & Kepala Departemen Penyakit Dalam & Diabetologi di Rumah Sakit Spesialisasi Unggulan Yatharth, Omega-1, Greater Noida, mengatakan, teh tentu dapat menjadi bagian dari rutinitas sehat, tetapi waktu, dan cara penyajian sangat penting untuk diperhatikan.
“Memilih gula yang lebih sedikit, menghindari teh yang terlalu pekat, dan menjaga jarak yang tepat dari waktu makan dapat membantu menjadikan minum teh sebagai kebiasaan yang lebih sehat,” ungkapnya dikutip dari Indianexpress, Selasa (22/9/2026).
Berikut empat kesalahan umum yang dilakukan orang saat minum teh, yaitu:
1. Minum teh setelah makan
Teh mengandung senyawa yang dapat mengganggu penyerapan zat besi non-heme dari makanan. Hal ini sangat relevan bagi orang yang sudah berisiko kekurangan zat besi. Memberi jeda waktu antara makan dan minum teh dapat membantu meminimalkan efek ini.
2. Menambahkan terlalu banyak gula
Meskipun teh sendiri rendah kalori, beberapa sendok gula akan menambah kalori ekstra pada teh.
3. Minum teh selagi masih sangat panas
Teh paling nikmat dinikmati setelah dibiarkan agak dingin. Mengonsumsi minuman yang terlalu panas secara dapat mengiritasi mulut dan saluran makanan, sehingga suhu menjadi bagian penting dari kebiasaan minum.
4. Mengonsumsi teh sebagai pengganti makanan
Secangkir teh mungkin dapat menekan nafsu makan untuk sementara karena kandungan kafeinnya, tetapi secara nutrisi tidak setara dengan makanan utama. Mengganti sarapan atau makan siang dengan teh dapat kekurangan protein, serat, vitamin, dan mineral.












